Anggaran Pemberangkatan Kontingen SEA Games Belum Jelas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Penentuan jumlah atlet dalam kontingen Indonesia dalam SEA Games Laos 2009 masih belum menemukan titik terang. Komandan pelatnas SEA Games, Djoko Pramono, menyatakan bahwa pihaknya sampai saat ini mengalami kesulitan menetapkan jumlah atlet akibat ketidakjelasan dana yang dialokasikan untuk pemberangkatan kontingen.

    Padahal, sebelumnya dia sudah menyatakan bahwa Komite Olahraga Indonesia (KOI) telah ditetapkan untuk mengirimkan 250 atlet. Djoko menyatakan bahwa keputusan ini diambil dalam rapat pleno Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pekan lalu. "Sampai saat ini, baik pemerintah maupun KONI masih belum bisa memberikan kepastian dana yang ada sehingga saya sulit menentukan," katanya ketika ditemui di kantornya.

    Sampai saat ini, KOI mengantongi Rp 14,5 miliar untuk pemberangkatan kontingen SEA Games. KOI masih membutuhkan sekitar Rp 5 miliar agar bisa memberangkatkan 250 atlet. Dengan jumlah tersebut pun, tidak semua induk cabang olahraga dapat mengirimkan seluruh atlet yang diinginkan. "Saya pun dengan berat hati meminta mereka membiayai sendiri jika mengajukan tambahan," kata Djoko.

    Cabang menembak merupakan salah satu cabang yang akan dilengkapi atlet tambahan di Laos nanti. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Perbakin Fahira Fahmi Idris menyatakan bahwa pihaknya akan mengusahakan biaya sendiri untuk beberapa atlet yang tidak masuk dalam jatah KOI. "Kami sangat mengerti dana KOI terbatas sehingga kami akan tetap mengusahakan biaya sendiri meskipun itu cukup berat," katanya kepada Tempo melalui sambungan telepon.

    Adapun Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga telah mengajukan dana tambahan ke Departemen Keuangan. Sekretaris Menteri, Wafid Muharam, menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan dana sebesar Rp 55 miliar. 

    l EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.