Terkait Pajak, Telinga Maradona Kehilangan Anting-anting

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP| File

    AP| File

    TEMPO Interaktif, Roma - Polisi Italia tidak menginginkan kaos Diego Maradona kembali. Namun, polisi lebih tertarik dengan anting-anting yang dikenakan mantan bintang sepakbola itu. Loh...?

    maradonaBermula dari dinas pajak mengunjungi pelatih Argentina di resor Alpen pada hari Jumat (18/9). Mereka mengambil sepasang anting-anting sebagai bagian pembayaran dari mantan bintang Napoli itu, atas tagihan pajak yang belum dibayar.

    Polisi Pajak Provinsi Bolzano mengatakan, Maradona menyerahkan sepasang anting-anting, senilai $ 5.900 atau sekitar Rp 57 juta. Kantor berita Italia ANSA mengatakan tagihan pajak mencapai sekitar $ 54 juta.

    Namun, polisi pajak di ibu kota Tirol Selatan itu menolak untuk menggambarkan anting-anting yang diambil dari Grand Hotel Palace di Merano. Sebuah jaringan televisi Italia melaporkan bahwa anting-anting itu bertahta berlian. Polisi tidak mengatakan apakah Maradona mengenakan anting-anting ketika  saat membayar.

    Tiga tahun lalu, polisi pajak mengambil dua arloji Rolex selama penampilannya di sebuah jumpa pers di pinggiran kota Naples.

    Maradona, yang kini berusia 48 tahun, menjadi kapten Argentina ke Piala Dunia 1986, dan menjadi bintang untuk Napoli musim 1984-1991. Dia membantu klub ini memenangkan dua kejuaraan Seri A, Piala UEFA dan Piala Italia.

    Dia ditendang keluar dari Piala Dunia 1994 dan dilarang bermain selama 15 bulan karena gagal dalam tes doping stimulan. Ia sudah hampir meninggal dunia di bawah pertolongan respirator,  lima tahun yang lalu, setelah mendapat serangan jantung karena overdosis kokain.

    Dengan dua sisa pertandingan kualifikasi bulan depan, Argentina berada dalam bahaya karena bisa kehilangan kesempatan lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1970. Maradona akan menjadi bulan-bulanan kesahalan bila itu terjadi.

    AP| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.