Taklukkan Israel 3-0, Spanyol Ditantang Ceko di Final Piala Davis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP| Manu Fernandez

    AP| Manu Fernandez

    TEMPO Interaktif, Torre Pacheco - Juara bertahan Spanyol berhasil maju ke final Piala Davis dengan mengalahkan Israel 3-0. Feliciano Lopez dan Tommy Robredo mengalahkan Jonathan Erlich dan Andy Ram 7-6 (6), 6-7 (7), 6-4, 6-2. Di putaran final, Tim Davis Sapnyol akan berjumpa Tim Ceko.

    davisSpanyol memenangkan tiga partai pertandingan pembukaan sekaligus mencapai final untuk ketujuh kalinya. Sebelumnya, David Ferrer mengalahkan Harel Levy dengan 6-1, 6-4, 6-3, kemudian Juan Carlos Ferrero membuat unggul Spanyol 2-0, setelah menundukkan Dudi Sela dengan 6-4, 6-2, 6-0.

    Tim Spanyol: Rafael Nadal, Feliciano Lopez, David Ferrer, Juan Carlos Ferrero dan Tommy Robredo langsung berloncat kegirangan di Torre Sancho, Spanyol, Sabtu (19/9). Spanyol akan bertemu Republik Ceko akhir bulan Desember. "Untuk berada di final, perjalanan selama dua tahun adalah luar biasa," kata Robredo.

    Israel mencapai semifinal Maret lalu, setelah kemenangan emosional atas Swedia. Ketika itu para panitia tidak mengizinkan adanya penonton karena latar belakang protes anti-Israel. Tahun lalu, Spanyol mengalahkan Argentina untuk memenangkan gelar Piala Davis.

    Sedangkan Ceko mengalahkan Kroasia 3-0 dalam partai semifinal lainnya hari Sabtu. Bagi Tim Ceko, ini kali pertama mencapai putaran final Piala Davis dalam 29 tahun. Radek Stepanek dan Tomas Berdych mengalahkan pasangan Marin Cilic dan Lovro Zovko dengan mudah 6-1, 6-3, 6-4.

    Sebelumnya, Radek Stepanek membuka kemenangan Ceko, saat mengalahkan Ivo karlovic dengan 6-7 (5), 7-6 (5), 7-6(6), 6-7 (2), 16-14. Pada pertandingan kedua, Tomas Berdych butuh lima set menundukkan Marin Cilic dengan 6-3, 6-3, 4-6, 4-6, 6-3.

    Ceko pernah merasakan kejayaan Piala Davis pada tahun 1980 yang dipimpin oleh Ivan Lendl.


    AP| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.