Pebulutangkis Indonesia Melaju Mulus di Jepang Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Indonesia membuka turnamen Super Series Jepang Terbuka dengan manis setelah pada Rabu (23/9) waktu setempat, ganda campuran Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita sukses melibas pasangan Korea Selatan, Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung, dengan dua set langsung, 21-12, 21-14.

    Lewat kemenangan itu, Devin/Lita sekaligus memastikan diri masuk ke babak perempatfinal lantaran calon lawan mereka di babak kedua, Lee Yong-dae/Lee Hyo Jung, unggulan asal Korea, mengundurkan diri di babak kedua. Devin/Lita bakal bertemu pemenang pertandingan antara Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dari Denmark dan pasangan Korea Shin Baek Cheol/Jang Ye Na, Kamis (24/9).

    Sementara atlet senior Nova Widianto/Liliyana Natsir mendapat keuntungan tanpa bermain (bye), dan langsung turun di babak kedua pada Kamis ini bertemu pasangan tuan rumah, Takeshi Kamura/Koharu Yoneemoto, yang menang atas rekan senegara mereka, Hajime Komiyama/Mami Naito, 21-12, 12-21, dan 21-5, di babak pertama.

    Dua wakil Indonesia di ganda campuran lainnya juga lolos ke babak kedua. Candra Wijaya yang berpasangan dengan Anastasia Russkikh dari Rusia menekuk pasangan Taiwan, Lin Yu Lang/Cheng Shao Chieh, 21-15, 21-16. Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa melumat pasangan Jepang, Ryota Taohata/Ayaka Takahashi, 21-9, 21-13.

    Awal yang cerah juga dibuat para pebulutangkis putra. Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro, dan Taufik Hidayat telah memastikan diri ke babak kedua. Simon menghentikan langkah Hsieh Yu Hsing dari Taiwan, 21-18 21-6. Sony melindas atlet Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk, 21-14, 21-16. Adapun Taufik menggilas Chan Yan Kit dari Hong Kong 21-9 21-18.

    TOURNAMENTSOFTWARE.COM | EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?