Sharapova Terhenti Di Babak Ketiga Cina Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing - Petenis putri asal Rusia, Maria Sharapova, gagal melanjutkan penampilan gemilangnya beberapa hari ini setelah terhenti di babak ketiga China Terbuka, Rabu. Mantan ratu tenis dunia yang minggu lalu menjuarai Pan Pacific Open di Tokyo itu secara tak terduga dikalahkan petenis tuan rumah Peng Shuai 2-6, 4-6.

    Sharapova, yang nampak kelelahan dalam pertandingan ini, dengan demikian gagal mengulang kisah suksesnya di babak kedua Selasa lalu ketika secara dramatis menang tiga set atas unggulan ke-9 asal Belarusia, Victoria Azarenka. Sebaliknya, bagi Peng Shui, kemenangannya ini melanjutkan keberhasilannya di babak kedua ketika menumbangkan mantan petenis nomor satu dunia, Jelena Jankovic.

    “Aku menghadapi pertandingan di mana aku merasa tidak dalam level permainan yang kuinginkan. Kemarin aku bisa berjuang melewatinya dan bisa, tapi, celakanya, hari ini bukanlah hari seperti kemarin itu,” kata pemain yang tahu lalu menjalani operasi akibat cedera bahu dan baru kembali mengayunkan raket bulan Mei itu.

    Saharapova sebelumnya diharapkan publik Beijing Tennis Center bisa menyaingi petenis nomor satu dunia Serena Williams di turnamen berhadiah 6,6 juta dollar AS ini. Namun petenis jelita itu gagal setelah dua servisnya dipatahkan Peng Shui di set pertama dan terjadi lagi di game keenam pada set kedua.

    Petenis lain yang memastikan diri maju ke babak keempat China Terbuka adalah Svetlana Kuznetsova. Petenis asal Rusia ini menundukkan petenis asal Ukraina Alona Bondarenko 6-3, 4-6, 6-0. Unggulan ke-6 ini akan menghadapi petenis Rusia lain, Anastasia Pavlyuchenkova yang menghentikan perlawanan petenis Kanada Aleksandra Wozniak 6-4, 6-4.

    AP | REUTERS | ARIS M
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.