Perunggu Pertama dari Desy

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Hanoi - Atlet lompat galah Indonesia Margawati Ni Putu Desy mempersembahkan medali perunggu pada hari kedua Asian Indoor Games 2009, Sabtu (31/10). Bertempat di Stadion nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Desy, panggilan akrabnya, finis di urutan ketiga di bawah atlet Cina Li Ling yang mendulang emas dan atlet Vietnam Le Thi Phuong yang merebut perak.

    Kekalahan Desi disebabkan ketika mencoba loncatan 3,80 meter yang kedua gagal. Di lain tempat, Phuong yang mendapatkan dorongan semangat dari suporter tuan rumah baru mencoba loncatan itu yang pertama.

    Di sisi lain, performa Li Ling yang berpostur 193 centimeter seperti tak tertahan. Atlet Negeri Panda ini meraih emasnya ketika mencoba loncatan 4,25 meter yang tak mampu dibandung Phuong maupun Desy.

    Pelatih Desy, Hadi Wacono mengakui Ling memang tak bisa dilawan. “Performa kita masih di bawah Malaysia, jauh di bawah Cina. Sementara itu Phuong unggul dalam segi postur,” kata Hadi mengomentari kekuatan lawan-lawan Desy, kemarin.

    Desy sendiri mengaku senang bisa mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia. Ia mengaku kepercayaan dirinya kembali bangkit. “Saya kembali bisa memberikan performa terbaik meski telah mempunyai keturunan,” bungah Desy, ibu dari seorang anak perempuan bernama Famis renata Siregar dari hasil perkawinannya dengan Andre Nicholas Siregar.

    Indonesia akan tampil pada SEA  Games ke-25 di Laos Desember mendatang. Menurut Hadi, pihaknya telah mempunyai proyeksi seberapa jauh Desy bisa bersuara lantang nanti. “Kami akan berusaha keras menempel ketat atlet-atlet dari Malaysia,” jelasnya.

    Pada nomor finswimming, atelt-atlet Merah Putih gagal mempersembahkan medali. Angeline Soegianto yang ditargetkan merebut medali hanya mampu finis di tempat ketujuh pada final nomor 100 meter putri.“Saya gagal mendapatkan waktu terbaik saya ketika meraihnya di PON Kaltim lalu,” ujar Angeline yang merebut waktu terbaik 44,46 detik di Kaltim.

    Atlet selam lain Indonesia lainnya, Muhammad Fajri, Adrian Sansoldi juga gagal meraih medali pada nomor 100 meter putra. Mereka diikuti Prsicilla Gunawan (800 meter putri), Hans Hafner Yosaputra, Petrol Apostle Gasoline, Adrian Adiwibowo yang turun pada nomor setafet 4x200 meter putra.

    Vietnam memimpin perolehan medali pada hari pertama Asian Indoor Games 2009. Tim Paman Ho meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Cina duduk di tempat kedua dengan raihan tiga emas diikuti Kamboja yang telah merebut satu emas, dua perak, dan satu perunggu.Indonesia masih belum mampu meraih peringkat.BAGUS WIJANARKO (HANOI)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.