Pembalap Sprinter Diperkirakan Akan Merajai Etape Keenam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif,Yogyakarta:Setelah menjalani masa istirahat satu hari untuk perayaan Idul Adha, Jumat (27/11), lomba balap sepeda Tour de Indonesia 2009 kembali digelar hari Sabtu (28/11) ini. Memasuki etape keenam yang menempuh rute Yogyakarta hingga Madiun, para pembalap sprinter diperkirakan akan kembali menguasai lomba.

    Rute etape keenam yang berjarak 175,3 kilometer memang relatif datar dengan sedikit medan yang berbukit setelah melewati Sragen. Namun tanjakan-tanjakan terjal seperti yang ada di etape keempat tidak akan ditemui lagi dalam etape ini.

    Dengan tidak adanya tanjakan berat, pemenang etape kelima, Abbas Saeidtanha asal Iran, menyatakan akan berusaha kembali mengejar kemenangan untuk memperkecil ketertinggalan waktu dari pemegang kaus kuning, Mehdi Sohrabi (Tabriz Petrochemical Team). “Untuk lomba di etape keenam, saya dan tim kami akan berusaha mendekatkan diri dengan pemimpin lomba. Ini memang saat yang tepat bagi kami untuk mengejar kaus kuning meski itu cukup sulit,” kata Abbas yang membela Azad University Iran Pro Team.

    Abbas menambahkan strategi timnya memang difokuskan untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya mulai etape kelima hingga etape terakhir. Hal ini karena di etape-etape sebelumnya rute yang tersedia memang lebih sulit bagi timnya. “Kami menyukai rute-rute yang tidak terlalu panjang dan datar. Kami bisa bersaing dengan rute seperti itu karena pembalap tanjakan di tim kami yang kuat hanya Amir (Zargari),” lanjutnya.

    Para pembalap Indonesia yang kebanyakan bertipe sprinter juga diharapkan kembali terus memberi perlawanan di etape keenam ini. “Para pembalap Indonesia pastinya lebih menyukai rute yang datar. Saya sendiri juga akan berusaha keras untuk bisa berada di depan lagi,” kata pemenang etape kedua, Fatahillah Abdullah, dari tim Araya Indonesia.

    Pemegang kaus merah putih (pemimpin klasemen di antara pembalap Indonesia), Hari Ftrianto dari Polygon Sweet Nice Team, juga menyebut rute yang mulai datar akan membuat jalannya lomba kembali lebih sengit. Para pembalap Indonesia pasti akan berusaha menandingi kecepatan pembalap-pembalap Iran. “Itu juga yang akan saya lakukan. Berusaha menempel pembalap Tabriz dan Azad dan berusaha finish di depan,” katanya. 

    Namun para pembalap tim Tabriz yang saat ini menguasai klasemen sementara tidak akan menyerahkan begitu saja kepemimpinan mereka. Meski gagal menempatkan para pembalapnya di 10 besar etape kelima, manajer tim Tabriz, Kazem Khateun Abadi, menyatakan para pembalapnya akan kembali bangkit di etape keenam.

    “Di etape kelima kami gagal memenangkan lomba. Kami memang tidak terlalu ngotot karena kami ingin menyimpan energi agar tidak kelelahan. Dalam setiap tour, Anda tidak akan terus menerus memforsir energi di setiap etape. Ditambah liburnya lomba selama sehari, kami akan kembali berlomba lebih cepat di etape keenam nanti,” katanya.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.