Tim Menembak Indonesia Tak Berkutik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Vientiane - Tim menembak Indonesia di nomor 50 meter rifle prone tidak bisa berbuat apa-apa dan harus mengakui keunggulan tim lawan pada final yang berlangsung di Area Tembak National Sport Complex, Sabtu (12/12. Tim Myanmar meraih medali emas setelah meraih total nilai 1774. Vietnam mendapatkan medali perak setelah mengumpulkan nilai 1755 sedangkan Singapura mendapatkan medali perunggu dengan total nilai 1751. Ada pun Indonesia hanya menempati posisi kelima dengan nilai 1744.

    Pelatih tim Silvia Silimang mengatakan tim Indonesia yang diturunkan belum memiliki pengalaman yang cukup dalam pertandingan. Silvia mengatakan kekuatan tim lawan sebenarnya biasa-biasa saja namun mereka lebih banyak bertanding ketimbang tim Indonesia. “Hari ini kami gagal dan tidak dapat apa-apa. Para petembak yang kami turunkan baru pertama kali ikut SEA Games, di sini kami kalah pengalaman,” kata Silvia.

    Indonesia menurunkan tiga petembaknya yaitu Rahmad Wisnu Aji, Agus Anindito dan Akhmad Sudarman di pertandingan ini. Wisnu menyumbang nilai tertinggi untuk Indonesia dengan 586 sedangkan Agus dan Akhmad sama-sama mencetak nilai 579. “Saya kurang tenang dan tidak sabar dalam menembak jadi malah khawatir tembakan meleset,” kata Agus.

    Nilai tertinggi dalam pertandingan ini dihasilkan oleh petembak Myanmar, Linn Aung, sebanyak 594 disusul oleh rekan satu timnya Aung Nyein Ni dengan nilai 593. Sementara petembak Vietnam Vu Than Hung menorehkan nilai terbanyak ketiga dengan 592.

    Dengan hasil ini, tim menembak Indonesia belum mampu menambah perolehan medali lagi. Hingga saat ini baru ada 1 medali emas dari petembak Erlinawati di nomor 50 meter rifle prone dan 1 medali perak di nomor 50 meter rifle prone team. Indonesia masih punya peluang menambah medali lagi pada pertandingan Minggu (13/12) dari final nomor 50m rifle prone individual putra, 10m running target tim putra, 50m rifle 3 position individual dan tim putri.
    GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.