Lima Belas Pegulat Disiapkan Untuk SEA Games

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia menyiapkan lima belas atlet gulat untuk menjalani program pelatihan jangka panjang menghadapi SEA Games 2011 di Indonesia mendatang.

    Mereka direncanakan bakal latih tanding ke Rumania. Daftar nama mereka telah disetorkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia. "Lima belas atlet itu disiapkan untuk SEA Games nanti," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PGSI, Hendri Ridwan saat dihubungi Tempo, Rabu (13/1).

    Lima di antara mereka, Ardiansyah, Fahriansyah, Muhammad Aliansyah, Muhammad Ricky Fajar, dan Muhammad Badrriansyah diusulkan ikut kejuaraan dalam Asaian Games 2010 di Guangzhou untuk persiapan saat SEA Games. Untuk sepuluh atlet lain, dia enggan menyebutkan namanya. "Itu rahasia."

    Hendri mengatakan target utama cabang gulat adalah saat Indonesia menjadi tuan rumah pada pesta tingkat Asia Tenggara di Jakarta 2011 nanti. Pada event itu, Hendri menambahkan PGSI mentargetkan atletnya mampu mempersembahkan dua emas.

    Namun dalam Asian Games di Guangzhou nanti PGSI tidak berani mentargetkan satu medali pun. Tujuan keikutsertaan atlet gulat pada kejuaraan tersebut agar para atlet mendapatkan pengalaman bertanding.

    "Juara-juara dunia ada di Asia, persaingannya sangat ketat," kata Hendri. Agar dapat meraih target di SEA Games, PGSI telah menyusun program latihan bersama yang akan dimulai awal Februari mendatang.

    Dalam program jangka panjang tersebut, selain berlatih di dalam negeri, Hendri berencana mengirim semua atlet pelatnas ke Rumania.

    Negara itu dianggap sebagai salah satu gudang atlet gulat dan tempat berlatih tanding selama kurang lebih tiga bulan. "Kita sudah mengirim surat ke Rumania tetapi belum dapat jawaban," kata Hendri.


    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?