Polisi Akan Tindak Tegas Pembuat Onar di Australia Terbuka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • australia terbukaTEMPO Interaktif, Melbourne - Polisi bersiap menindak tegas para pembua onar di Australia Terbuka setelah beberapa insiden kekerasan berbau etnis terjadi dua tahun terakhir.

    Pada 2007, sebanyak 150 pendukung Kroasia dan Serbia terlibat perkelahian massal yang diwarnai pelemparan botol. Insiden tersebut merupakan yang pertama terjadi dalam 100 tahun sejarah grand slam tenis aksi kekerasan terjadi dalam turnamen.

    Polisi kemudian menyemprotkan gas air mata kepada sekelompok pendukung Yunani pada 2008. Tahun lalu, perkelahian pecah di salah satu bar antara penggemar Bosnia dan Serbia. Mereka saling melempar kursi plastik.

    "Meski kebanyakan orang akan bersikap baik, selalu ada potensi bagi segelintir pembuat onar untuk memicu masalah kepada penonton lain," ujar Inspektur John Cooke dalam pernyataannya, Kamis (14/1). "Kami akan menurunkan polisi di dalam dan luar lapangan untuk menyokong keamanan. Penggemar yang berbuat onar akan ditangkap, dikeluarkan, didenda di tempat, dan dilarang berada di sekitar tempat pertandingan selama 24 jam."

    Australia Terbuka tahun ini akan dimulai Senin (18/1). Polisi juga akan memantau ketat orang-orang yang mabok dan memaki. Sejumlah kamera closed-circuit television (CCTV) akan dipasang untuk memonitor penonton dan tempat pertandingan selama 24 jam sehari.

    "Sangat penting untuk memastikan mayoritas orang yang hadir berada di sana untuk menonton tenis. Hanya segelintir orang saja yang tidak bisa bersikap dengan baik," lanjut Cooke.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.