Sakit, Hendra Kemungkinan Batal Perkuat Tim Thomas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Hendra Setiawan, pemain ganda putra yang berpasangan dengan Markis Kido masih berada pada kondisi kritis akibat demam berdarah yang dideritanya. Saat ini, Hendra masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

     

    Akibat kesehatannya yang belum juga pulih, Hendra kemungkinan batal memperkuat tim Thomas yang akan mengikuti kualifikasi Thomas-Uber di Nahkon Ratchasima, Thailand 21-28 Februari besok.

    Berdasarkan pemeriksaan dokter, kata Hendra, jumlah trombosit dalam darahnya masih terus menurun. "Kata dokter, masa kritisnya belum lewat," kata Hendra kepada Tempo melalui pesan singkatnya, Jumat (19/2).

    Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Yacob Rusdianto selaku manajer tim Thomas berharap Hendra segera sembuh dan dapat ikut membela tim pada saat pertandingan pertama melawan Singapura Senin mendatang. Oleh karena itu, Yacob sudah menyiapkan tiket keberangkatan Minggu untuk Hendra.

    Namun jika sampai tanggal tersebut ia belum sembuh, ganda putra Indonesia tidak bisa memainkan menerjunkan terbaiknya. Pasalnya, pasangan Markis dan Hendra merupakan ganda terkuat yang dimiliki Indonesia saat ini. Prestasi terbaik mereka bagi Indonesia adalah menyumbangkan medali emas di Olimpiade Beijing 2008.

    Tim Thomas Indonesia sendiri diperkuat enam pemain ganda termasuk Markis/Hendra. Dua pasangan yang lain adalah Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama dan Alvent Yulianto/Mohammad Ahsan. Semua pemain ini sebenarnya bisa dipasangkan satu sama lain jika pasangan ideal mereka berhalangan tampil.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.