Satu-satunya Kekalahan Tim Thomas Sudah Diprediksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Nakhon Ratchasima-  Tim Thomas Indonesia berhasil menaklukkan Singapura dengan skor 4-1 dalam pertandingan pertama babak kualifikasi Piala Thomas Uber di Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (22/2). Taufik Hidayat, yang menjadi tunggal pertama membuka jalan kemenangan setelah menggulung unggulan Singapura Wong Ziliang Derek dengan skor 21-10, 21-18 dalam 25 menit.

    Di nomor ganda putra, Rian Sukmawan/Yonathan Sukma Dasuki dipaksa takluk dari pasangan Hendri Kurniawan Saputra/Hendra Wijaya dengan skor 19-21, 18-21. Sehingga kedudukan sempat imbang 1-1. Namun, tiga pertandingan selanjutnya, semua dimenangkan tim Indonesia.

    Sony Dwi Kuncoro menang atas Chen Yongzhao Ashton dengan 21-12, 21-9. Pasangan ganda kedua, Alvent Yulianto Chandra/Muhammad Ahsan menang atas Yeo Zhao Jiang Terry/Tang Yew Loung Johnathan hanya dalam waktu 18 menit, skornya 21-3, 21-19. Pemain terakhir, Simon Santoso menambah keunggulan dengan memenangkan pertandingan melawan Hu Ying Chong Kelvin, 21-5, 21-6.

    "Taufik, Sony, Simon, bermain dengan bagus. Mereka bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan sehingga di awal pertandingan sudah yakin menang," kata Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, Yacob Rusdianto, yang juga menjabat sebagai menajer tim Thomas saat dihubungi Tempo usai pertandingan.

    Mengenai kekalahan Rian/Yonathan, Yacob mengatakan itu sudah diprediksikan. "Hendri/Hendra memang musuh tangguh."

    Apabila Indonesia berhasil menjuarai grup A, Taufik dan kawan-kawan akan bertemu dengan runner up grup C yang kemungkinan diisi oleh India atau Thailand.

    Walaupun sama-sama menang atas Singapura, tetapi perjuangan tim uber tidak semulus Taufik dan kawan-kawan. Pertandingan berlangsung imbang 2-2. Maria Kristin Yulianti, tunggal ketiga menjadi kunci kemenangan Indonesia setelah menumbangkan Fu Mingtian dengan skor 21-4, 21-9.

    "Maria Kristin bermain dengan sangat prima," kata Yacob. Selain itu, Yacob menambahkan, permainan Fu Mingtian tidak bagus.

    Dua tunggal putri lain, Adriyanti Firdasari takluk dari Zhang Beiwen dengan skor 27-29, 20-22. Maria Bebe Kusumastuti kalah dari Xing Aiying dengan skor 14-21, 19-21. "Firdasari dan Febe sudah berusaha keras, tetapi ini permainan. Itu akan menjadi bahan evaluasi," kata Yacob.

    Namun dua ganda putri Indonesia bermain dengan bagus sehingga keduanya menang. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari turun menang dari Yao Lei/Shinta Mulia Sari dengan skor 21-15, 21-16. Shendy Puspa Irawati/Lilyana Natsir unggul dari pasangan Liu Fan Frances/Neo Yu Yan Vanessa, dengan skor 21-15, 21-12.

    Dengan kemenangan atas Singapura, menurut Yacob masih ada dua negara lagi yang harus ditaklukkan, yaitu Thailand dan Korea. "Dua negara itu cukup tangguh," kata Yacob. Rabu besok, tim Uber akan bertanding melawan Srilangka, Yacob memprediksikan 80 persen Indonesia dapat dengan mudah menang. RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.