Optimisme Tinggi Tim Thomas Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tim Piala Thomas Indonesia mengusung optimisme tinggi menghadapi pertandingan kedua babak kualifikasi Grup A Zona Asia melawan Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (24/2). Setelah menang telak 4-1 atas Singapura di pertandingan pertama, Senin (22/2), Taufik Hidayat dan kawan-kawan diprediksi akan mampu mengulang sukses yang sama dengan menggulung Vietnam. 

    Otimisme ini memang wajar. Kecuali pemain ganda Hendra Setiawan yang sedang cedera, Indonesia mengerahkan kekuatan terbaiknya dalam babak kualifikasi ini. 

    “Kami optimistis saja bisa menang lagi melawan Vietnam. Bahkan peluang kita untuk menang sebesar 75 persen,” kata Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, Yacob Rusdianto.

    Tim Vietnam sendiri bisa dikatakan kekuatannya tidak merata. Satu-satunya pemain hebat yang dimiliki Vietnam adalah tunggal Tien Minh Nguyen. Sebagai pebulutangkis peringkat delapan dunia, Nguyen memiliki peringkat yang lebih baik dibanding dua tunggal putra Indonesia Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro, yang hanya menduduki peringkat 12 dan 11. Tetapi sebagai tunggal utama, Nguyen kemungkinan harus berhadapan dengan Taufik, pebulutangkis nomor empat dunia saat ini. 

    Karena itu jika Nguyen ditaklukkan, ada kemungkinan Indonesia bisa menyapu bersih kemenangan. Akan tetapi Indonesia sendiri tampaknya tidak akan terlalu gegabah memaksakan kemenangan 5-0. Oleh karena susunan pemain yang akan diturunkan masih akan menuggu hingga menjelang pertandingan. “Setiap pemain mempunyai pelatih masing-masing jadi kami masih akan mengadakan evaluasi bersama-sama untuk menentukan siapa yangakan turun menghadapi Vietnam,” lanjut Jacob. 

    Jacob juga mengabarkan bahwa kondisi tim Thomas saat ini sangat kompak. Kekompakan ini, diharapkannya bisa menjadi energi untuk meloloskan tim Thomas Indonesia dari babak kualifikasi ini. ARIS M 
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.