Tim Sean GP Dominasi Sirkuit Sentul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Sentul - Tiga pegokart tim Sean GP mendominasi kelas formula senior putaran pertama Indonesian Karting Championship 2010 di Sirkuit Karting Internasional Sentul, Bogor, Minggu (28/2). Senna Sn meraih gelar juara. Sedangkan Sean Ricardo Gelael dan Ryan Anthony Monoarfa masing-masing menempati urutan kedua dan ketiga.

    Senna, Sean, dan Ryan menguasai lomba sejak awal setelah membuka pertarungan dengan 19 peserta lain. Sirkuit sepanjang 1200 meter itu mereka lalap selama 18 putaran. Senna mencatat total waktu 15 menit 07,275 detik. Sean 15 menit 08,728 detik dan Ryan 15 menit 13,379 detik.

    Alexandra Asmasoebrata dengan bendera Shadaff Alexandra Motorsport menempati urutan ke empat dan Zahir Ali (Go Serge Motorsport), yang membayangi tiga pegokart Sean GP, melintir dan gagal masuk finis.

    “Lomba yang sangat rumit. Zahir Ali terus saja membuntuti. Tapi untung saya bisa mengatasi kesulitan ini,” kata Senna Sn. Mengenai Sean Ricardo, Senna mengatakan bahwa teman satu timnya itu bisa lebih kencang. “Saya hampir ketakutan. Tapi kemenangan saya ini adalah kemenangan tim,” kata Senna.

    Sean Ricardo menyambut simpatik kemenangan yang diraih Senna. “Prospek balapan sangat bagus. Wajar Senna menang karena dia lebih berpengalaman,” kata Sean.

    Ryan yang menempati urutan ketiga juga menyambut baik kemenangan Senna. “Tidak masalah jika Senna yang akhirnya tampil sebagai juara. Saya sudah lihat Senna dan Sean di depan, saya hanya mengawal karena ini untuk tim,” kata Ryan.

    Kejuaraan nasional go kart pada tahun ini terdiri dari lima seri. Setealh seri pertama di Sentul, seri kedua di Sirkuit Kenjeran Surabaya (10-11 April), seri ketiga di Cemara Asri Medan (29-30 Mei), seri empat di Sirkuit Subang (3-4 Juli), dan seri terakhir di Sirkuit Sentul (7-8 Agustus). “Saya sangat berharap arena go kart semakin ramai,” kata Ricardo Gelael, yang mendukung kejuaraan seri pertama ini.

    YON MOEIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.