Jelang Wimbledon, Rafael Nadal Siap Berlaga di Queen's  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Jacky Naegelen

    REUTERS/Jacky Naegelen

    TEMPO Interaktif, London - Rafael Nadal memastikan diri akan kembali ke Turnamen Queen's tahun ini. Sebuah turnamen persiapan menuju Grand Slam Wimbledon. Sejarah mencatat, Nadal menjadi orang pertama yang mundur untuk mempertahankan gelar di turnamen lapangan rumput pada tahun 2009.

    Pada tahun 2008, Nadal orang pertama yang menang di Prancis Terbuka, Queen's Club dan Wimbledon pada tahun yang sama, tetapi masalah lutut yang terus-menerus membuatnya gagal mempertahankan gelar di lapangan rumput di Queen's dan Wimbledon tahun lalu.

    "Saya selalu menantikan untuk datang ke Inggris untuk bermain di Queen's Club dan Wimbledon, tapi tahun ini ada motivasi lebih karena aku tidak bisa mempertahankan gelar tahun lalu," kata Nadal Kamis (10/3).

    Dua tahun lalu Nadal mengakhiri dominasi Roger Federer di All England Club dalam sebuah epik di partai final dengan bertarung sepanjang lima set. "Tak ada yang lebih kecewa daripada saya bahwa saya tidak bisa bermain karena saya mencintai turnamen ini," kata Nadal. "Queen's Club adalah turnamen penting ... dan itu perasaan yang mengagumkan bisa memenangkannya pada 2008 dan kemudian untuk memenuhi impian saya dengan memenangkan Wimbledon."

    Cedera Nadal di pertengahan tahun 2009 membuat posisinya di peringkat puncak dunia bergeser. Setelah sempat memenangi Australia Terbuka 2009, Nadal kehilangan pertandingan di Prancis Terbuka untuk pertama kalinya ketika ia kalah dari Robin Soderling di babak keempat.

    Penampilan terakhir Nadal di lapangan, ketika ia berlaga di perempat final menghadapi Andy Murray di Australia Terbuka bulan Januari. Petenis berusia 23 tahun itu, pada minggu ini akan tampil di Turnamen BNP Paribas di Indian Wells, California.


    AP| NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.