Bulutangkis Junior Fokus di Perorangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -Setelah pertandingan beregu Indonesia dihentikan oleh Cina 2-3 di semifinal, mulai Rabu (24/3) pebulutangkis junior Indonesia akan kembali berlaga di kejuaraan Asia Junior perorangan. Hermansah akan berhadapan dengan pemain Kamboja Leng Khlaychhit di babak pertama yang akan berlangsung di Stadium Juara Kompleks Sukan Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia.

    Sedangkan, Evert Sukamta, Riyanto Subagya, dan Shesar Hiren langsung maju ke babak kedua dan akan mulai bertanding Kamis (25/3) karena di babk pertama bertemu bye.Untuk pemain tunggal putri, Elisabet Purwaningtyas, Yulia Yoshepine Susanto, Ganis Nurahmandari, dan Rena Suwarno, semuanya langsung ke babak kedua dan mulai bermain Kamis besok.

    Pasangan ganda putra Ricky Karanda Suwardi/Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira harus melewati pasangan Pakistan Khan Arslan/Muhammad Irfan Saeed sebelum maju ke babak kedua. Dua pasangan ganda putra lain, Dandi Prabudita/Jones Rafli Jansen, Ericson Rusdianto/Nur Wahid Ardianto dengan mulus langsung melaju ke babak dua.

    Pasangan ganda putri Della Destiara Haris/Suci Rizki Andini akan bertarung dengan pasangan Macao di babak pertama. Sedangkan, Dian Fitriani/Ery Oktaviani dan Gebby Ristiyani/Tiara Rosalia bertemu bye di babak pertama.

    Dua ganda campuran, Nur Wahid/Gebby akan berhadapan dengan pasangan Korea Inoue Takuto/Yanao Kurumi, Wahyu Nayaga/Suci akan bertanding melawan pasangan Srilangka Karuppuge Don Omal Vishwanath Dharmawardena/Weerasinghe Pathiranalage Upuli Samanthika, dan Jones/Tiara akan bertemu pasangan Singapura Huang Chao/Cheong Hui Min di babak pertama. Sedangkan psangan Ricky/Della tidak perlu bertanding dan laangsung maju ke babak dua.

    Rina Widiastuti


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?