Persipura Incar Poin Pertama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persipura Jayapura melakukan peregangan otot saat uji coba lapangan di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta Makassar, Selasa (15/12). Persipura Jayapura akan menghadapi Persija Jakarta pada Rabu (16/12). ANTARA/Yusran Uccang

    Persipura Jayapura melakukan peregangan otot saat uji coba lapangan di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta Makassar, Selasa (15/12). Persipura Jayapura akan menghadapi Persija Jakarta pada Rabu (16/12). ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Persipura Jayapura sudah tidak punya harapan lagi untuk lolos ke babak enam belas besar Liga Champions Asia. Namun menghadapi jawara Jepang, Kasima Antlers, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (30/3), Tim Mutiara Hitam tetap mengincar poin pertama untuk menyelamatkan muka tim dan bangsa Indonesia.

    “Jujur saja kami tidak bisa sesumbar melawan tim setangguh mereka. Namun di pertandingan ini kami mengincar poin pertama, karena kami tidak pernah menang. Kami akan berusaha sekuat tenaga karena kami membawa nama Indonesia,” kata pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, dalam keterangan pers jelang laga, Senin (29/3).

    Dalam tiga pertandingan sebelumnya di Grup F, Persipura menjadi bulan-bulanan tim-tim lain. Saat menjamu juara Korea Selatan, Jeonbuk Hyundai Motors, mereka takluk 1-4. Saat melawat ke kandang wakil China, Changchun Yatai, Persipura dibantai 9-0. Dalam pertandingan Rabu pekan lalu di kandang Kashima, Boaz Salossa dan kawan-kawan juga dihajar 5-0.

    Menurut Jacksen, semua pemainnya siap diturunkan dalam laga ini. Emanuel Wanggai yang selama ini cedera tumit, juga sudah mulai pulih. Namun mantan pelatih Persebaya Surabaya itu mengakui bahwa pertandingan akan berat bagi timnya. Ini karena kualitas sepak bola Indonesia masih kalah jauh dibanding tim dari negara-negara Asia lain. “Indonesia sebenarnya punya bakat-bakat hebat seperti Boaz atau Ian Kabes. Tetapi kalau berbicara profesionalisme pemain, kita ketinggalan jauh dari mereka. Juga dalam permainan, meski teknik individu mereka bagus, tetapi mereka tetap mengandalkan kolektivitas permainan. Tidak seperti tim-tim dariIndonesia,” lanjut Jacksen.

    Pemain Persipura, Yustinus Pae, menambahkan bahwa bermain di Liga Champhions sangat berbeda dengan di liga Indonesia. Level permainan di Liga Champions sangat ketat dan sulit. Namun ia tetap menjanjikan akan menampilkan permainan terbaik dalam pertandingan ini. “Kami akan berusaha sekuat tenaga menampilkan permainan terbaik dan berusaha mencetak gol ke gawang mereka.” katanya.

    Sementara pelatih Kashima, Oswaldo de Oliviera, menyatakan bahwa ia akan menurunkan formasi terbaiknya menghadapi Persipura. Kashima, yang memimpin klasemen grup setelah meraih tiga kemenangan, akan memanfaatkan laga ini untuk memastikan tiket ke babak enam belas besar. “Kami butuh satu kemenangan lagi untuk menjamin lolos ke babak enam belas besar. Jadi kami akan memainkan para pemain terbaik yang kami punya untuk meraih kemenangan,” katanya.

    Kondisi para pemain Kashima, menurut Oliviera, dalam keadaan bagus dan siap bermain melawan tim tuan rumah. Masalah cuaca yang panas di Jakarta juga tidak akan menjadi masalah bagi Kashima. “Kami sudah punya pengalaman main di Thailand, Singapura, dan Vietnam. Jadi tidak masalah,” ujarnya.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?