Tumbangkan Bartoli, Venus ke Final Sony Ericsson Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Venus Williams saat berhadapan dengan Jelena Jankovic, pada pertandingan eksibisi piala Billie Jean King, di Madison Square Garden, New York (3/3). Venus menang 6-4. Foto: AP/Stephen Chernin

    Petenis Venus Williams saat berhadapan dengan Jelena Jankovic, pada pertandingan eksibisi piala Billie Jean King, di Madison Square Garden, New York (3/3). Venus menang 6-4. Foto: AP/Stephen Chernin

    TEMPO Interaktif, Miami: Bintang tenis Amerika Serikat, Venus Williams lolos ke babak final Sony Ericsson Terbuka setelah menumbangkan petenis Prancis Marion Bartoli 6-3, 6-4 di semi final. Ini menjadi kemenangan ke-15 beruntun yang berhasil dikemas saudara Serena Williams tersebut.

    Venus, 29 tahun akan bertemu pemenang antara Justine Henin atau Kim Clijsters di final. Williams tampil di Sony Ericsson Terbuka dengan membawa gelar back to back di Dubai dan Acapulco pada Februari lalu dan sedang membidik gelar keempat di Miami setelah merebutnya pada 1998, 1999, dan 2001.

    “Saya melihat diri saya sebagai pemain yang tahu bagaimana bermain bagus ketika memperebutkan poin penting. Ketika taruhannya tinggi, penting untuk bermain bagus,” bangga Williams, Jumat (2/4).

    Williams mulai meninggalkan Bartoli pada set pertama dalam kedudukan 4-2 di mana lawannya sempat membuat kesalahan dobel tiga kali beruntun. Petenis Prancis itu juga langsung tertinggal 3-1 sebelum sempat memperkecil ketinggalan 3-2.

    Bartoli sempat menyelamatkan break poin dan memimpin 4-3 pada set kedua. Namun Williams tampil perkasa dan merebut tiga games selanjutnya.  Williams memperpanjang rekor kemenangannya dari Bartoli menjadi 19 berbanding 1.

    AP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.