Andy Roddick: Ini Gelar Besar Untukku  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andy Roddick melakukan serves kepada Tomas Berdych dalam final Turnamen tenis Ericsson Open di Key Biscayne (5/4). AP Photo/Alan Diaz

    Andy Roddick melakukan serves kepada Tomas Berdych dalam final Turnamen tenis Ericsson Open di Key Biscayne (5/4). AP Photo/Alan Diaz

    TEMPO Interaktif, Miami - Setelah berhasil menumbangkan Rafael Nadal di semifinal, petenis tuan rumah Andy Roddick tak terbendung lagi untuk tampil sebagai juara di Sonny Ericsson Open, Minggu (4/4) waktu setempat. Pada pertandingan puncak, petenis peringkat tujuh dunia berusia 27 tahun itu menumbangkan petenis Republik Cek, Tomas Berdych, 7-5, 6-4, di lapangan utama Key Biscayne, Miami, Amerika Serikat.

    Ini merupakan gelar ke-29 yang pernah diraih Roddick sepanjang karirnya dan
    gelar ke-5 dalam turnamen-turnamen masters – satu tingkat di bawah grand slam.
    “Jelas bahwa ini adalah gelar besar untukku. Aku merasa sedikit ada tekanan untuk
    memenangkan gelar ini, karena aku punya kesempatan bagus di Indian Wells dan
    tidak bisa melaluinya,” kata Roddick, yang juga meraih juara di Brisbane
    Internasional bulan Januari lalu.

    Kedua petenis saling menampilkan permainan menawan di set pertama. Berdych
    melancarkan lob-lob terarah di daerah sekitar garis belakang lawan. Sementara
    Roddick melepaskan servis-servis kerasnya. Pada game kesebelas, Roddick
    berhasil mematahkan servis Berdych dan kemudian menutup set pertama dengan
    servis as yang sempurna.

    Di set kedua Roddick lebih mendominasi permainan. Mantan petenis nomor satu
    dunia itu mengandalkan pukulan forehandnya yang terarah untuk mengumpulkan
    poin. Roddick juga terlihat sangat lincah melakukan pergerakan. Berdych sebenarnya
    terus memberi perlawanan dengan tak mau menyerah begitu saja, bahkan ketika
    Roddick tengah memimpin dalam posisi break point. Namun servis-servis Berdych yang
    kurang sempurna membuat petenis yang sebelumnya menumbangkan Roger Federer itu
    gagal memenangkan pertandingan.

    “Dia (Roddick) sangat bagus hari ini. Dia sangat kuat dan melakukan servis
    dengan baik. Aku berusaha meraih satu kesempatan karena mungkin satu kesempatan
    sudah cukup,” kata Berdych. “Tetapi dia mengendalikan permainan dengan bagus.
    Aku tidak mendapat satu kesempatan pun sepanjang pertandingan.”

    Roddick pun menyatakan permainannya cukup bagus dalam pertandingan final
    ini. Peraih satu gelar grand slam di Amerika Terbuka di tahun 2003 itu juga menyebut
    rencana permainan yang ia susun berhasil ia jalankan dengan baik. “Aku telah
    bermain bagus dalam moment yang besar seperti ini. Setelah tidak mendapat hari
    libur untuk memulihkan mental aku mampu mempunyai rencana pertandingan dan
    menjalankannya tanpa peduli pukulan apa yang yang kulancarkan. Jadi semuanya berjalan dengan bagus,” katanya.

    REUTERS/ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.