Aprilia Gagal Lewati Babak Kualifikasi Kejuaraan Asia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maria Kristin. TEMPO/ Nickmatulhuda

    Maria Kristin. TEMPO/ Nickmatulhuda

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Harapan pemain bulutangkis tunggal putri Aprilia Yuswardani maju ke kejuaraan Asia di New Delhi, India, pada 12-18 April, pupus. Pemain pelatnas itu gagal melewati babak kualifikasi setelah ditumbangkan pemain Korea Jin Ah Wi dengan skor 21-18, 8-21, 21-17 dalam pertandingan pertama yang berlangsung di Siri Fort Indoor Stadium, Senin (12/4).

    Aprilia yang tertinggal pada set pertama, berusaha mengejar pada set kedua, dan memaksakan rubber set. Namun, di set ketiga Aprilia tidak bisa mengusai permainan sehingga Jin Ah Wi mampu memenangi pertandingan setelah bertarung selama kurang lebih 43 menit.

    Dengan gagalnya Aprilia maju ke babak utama, maka wakil Indonesia yang tersisa di nomor tunggal putri adalah Fransisca Ratnasari, Maria Kristin Yulianti dan Lindaweni Fanerti.

    Pada pertandingan babak pertama Rabu besok (14/4), Fransisca akan bertemu dengan pemain asal Taiwan Shih Han Hung. Lindaweni akan ditantang oleh Aiying dari Singapura. Sedangkan Maria Kristin akan bertemu dengan unggulan kedua Zhou Mi dari Hongkong.

    Untuk nomor tunggal putra, Indonesia diwakili oleh lima pemain, yaitu pemain tunggal putra terbaik Indonesia Taufik Hidayat yang menjadi unggulan pertama, Nughoro Andi Saputra, Andre Kurniawan, Tommy Sugiarto, dan Dionysius Hayom Rumbaka.

    Di nomor ganda putri, dua pasangan terbaik Indonesia saat ini Greysia Polii/Meiliana Jauhari dan Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda Maheswari. Ditambah pelapisnya, Anneke Feinya/Annisa Wahyuni.

    Pada ganda putra, pemain veteran Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi serta pasangan racikan baru Bona Septano/Rian Sukmawan dan Yonathan Suryatama Dasuki/Muhamad Ahsan akan ikut bertanding. Sedangkan di ganda campuran Liliyana Natsir akan berpasangan dengan Devin Lahardi Fitriawan, Muhamad Rizal/Debby Susanto dan pasangan baru Tantowi Ahmad/Greysia Polii.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.