Singkirkan Mavericks, Spurs Tantang Suns

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, San Antonio - San Antonio Spurs membalas dendam terhadap Dallas Mavericks. Spurs menyingkirkan Mavericks di playoff NBA setelah menang 97-87, Kamis (29/4) waktu setempat.

    Spurs membalas dendam mereka ketika disingkirkan Mavericks di playoff tahun lalu. Spurs mengalahkan Mavericks 97-87 sehingga skor menjadi 4-2 dalam putaran pertama playoff.

    Dengan mengandalkan pemain-pemain lawas dan dianggap sebagai underdog, Spurs mampu menunjukkan taringnya. Permainan gemilang Spurs dimotori jenderal lapangan mereka, Manu Ginobili, yang mencetak 26 poin.

    Rekan setim Ginobili yang juga berusia di atas 30 tahun, Tim Duncan, ikut mengangkat Spurs dengan sumbangan 17 poin dan 10 rebounds. Spurs berhasil menang satu laga tandang di Dallas dan tiga partai kandang melawan Mavericks. Padahal, Mavericks merupakan tim dengan catatan laga tandang terbaik di NBA yaitu mengantongi 27 kali menang.

    Memimpin dua poin di pertengahan kuarter keempat, Spurs langsung melaju dengan enam poin secara beruntun sehingga kedudukan berubah 86-78. Guard George Hill tampil gemilang di kuarter keempat sehingga membukukan 21 poin.

    “Saya mengatakan kepadanya di paruh waktu pertandingan bahwa ia terlalu lunak dan terlalu suka mengalah. Jadi 'Anak yang Baik',” ujar pelatih Spurs Gregg Popovich. “Saya mengatakan kepadanya, 'Peduli setan dengan rekan setim lainnya. Kamu harus mencatatkan nama kamu dalam statistik'.”

    Di kubu Mavericks, Dirk Nowitzki menyumbangkan 33 poin. Sementara, Caron Buttler menambah 25 poin.

    Pada semifinal playoff Wilayah Barat, Spurs bakal menghadapi Phoenix Suns. Suns melaju ke semifinal setelah mengalahkan Portland Trail Blazers 99-90 sehingga kedudukan menjadi 4-2.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.