High Scope TB Simatupang Juara Wushu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - High Scope TB Simatupang Jakarta menjadi juara umum kategori junior A kejuaraan wushu pelajar se-Jabodetabek Golden Gragon Wushu Home Tournament II 2010. Sedangkan juara umum junior B dimenangkan Pondok Peantren Daarul Muttaqien Bogor. Kompetisi ini digelar oleh Perguruan Kungfu Naga Mas di Gelanggang olahraga Pasar, Jakarta, 1-2 Mei. Pesertanya berasal dari 34 sekolah.

    “Tujuan kompetisi ini untuk memasyarakatkan wushu,” kata Septiana Wahid, ketua panitia penyelenggara, di lokasi pertandingan, Ahad (2/5). Kompetisi wushu ini merupakan kali kedua. Tahun ini, kata Septiana pesertanya mengalami peningkatan hampir dua kali lipat sehingga pertandingan digelar dua hari.

    Kategori pertandingan yang dilombakan, terdiri dari pertandingan jurus, taolu, dan sanshou/fighting. Peserta bertanding beregu maupun individu. Untuk memeriahkan kompetisi, ditampilkan pertunjukkan barongsai, live music, dan bazaar.

    “Apabila kompetisi semacam ini banyak digelar, saya yakin akan muncul banyak pilihan atlet wushu bagus,” kata Salim Ayubah, pelatih nasional wushu sanshou saat menyaksikan pertandingan.

    Terlihat dengan cekatan para peserta memamerkan kemampuannya bermain jurus wushu, ada yang tangan kosong ada juga yang menggunakan pedang atau tombak. Ada juga yang beradu kekuatan dan taktik bertarung dalam pertandingan sanshou.

    Pertandingan sanshou cukup menyedot perhatian penonton. Di antara kerumunan penonton tampak atlet sanshou nasional putri, Moria Manalu. Atlet peraih perak SEA Games Laos 2009 ini berteriak memberikan semangat kepada salah satu peserta putri yang sedang bertanding. “Ayo pukul, pukul, pukul!” teriak Moria.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.