Lokomotif Uap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif , Padang:Turnamen balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) II yang akan digelar di Sumatera Barat 1-6 Juni 2010 akan dimeriahkan dengan dioperasikannya lokomotif uap tipe E1060 yang ada di Sawahlunto selama acara berlangsung.

    Saat pembalap melewati tepian Danau Singkarak, lokomotif uap yang dikenal dengan nama “Mak Itam” akan beriringan di jalur kereta api di sisi jalan raya yang dilewati pembalap sepeda.

    Mirip dengan iklan Tour de Singkarak yang kini sudah ditayangkan di televisi, saat pembalap berpacu dengan sepeda, terlihat lokomotif uap “Mak Itam” menyusuri tepian Danau Singkarak dengan kepulan uap ke udara.

    Kepala Divisi Regional II PT Kereta Api Sumatera Barat, Yudith Harrianto mengatakan Lokomotif uap yang dinamai “Mak Itam” ini akan dioperasikan setiap hari sepanjang acara untuk menyemarakkan acara Tour de Singkarak.

    “Mak Itam akan kita operasikan mulai dari stasiun Batu Taba di Batipuh melewati pinggiran Danau Singkarak dan sampai ke Sawahlunto, sesuai dengan etape balap sepeda,” kata Yudith Harrianto, Senin (3/5).

    Loko Uap Mak Itam ini bisa digunakan oleh fotografer atau kameramen yang ingin mengambil foto atau gambar pembalap saat melewati Danau Singkarak. ini bisa juga digunakan untuk tim pendukung pembalap yang ingin berwisata sambil naik loko uap.

    Biasanya Loko Uap Mak Itam hanya melayani rute wisata Sawahlunto-Muara Kalaban sepanjang 900 meter. Namun untuk rute yang lebih panjang saat Tour de Singkarak lokomotif uap akan dibantu dengan lokomotif deasel yang akan mendorong dari belakang.

    Tahun ini Tour de Singkarak akan menempuh 6 stage dengan jarak total 677 km, sedangkan tahun lalu hanya 459 km.

    FEBRIANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.