Sakit Punggung Kambuh, Sony Mengundurkan diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sony Dwi Kuncoro. AP/Lai Seng Sin

    Sony Dwi Kuncoro. AP/Lai Seng Sin

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Tunggal kedua Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, mengundurkan diri dari penyisihan Grup D Piala Thomas 2010. Sempat unggul 21-19 di set pertama atas pemain India Arvind Bhatt, Sony tidak dapat melanjutkan pertandingan saat tertinggal 0-15 di set kedua karena sakit punggungnya kambuh.

    “Sony minta mengundurkan diri, karena sakit punggung,” terang Manajer tim Thomas Indonesia Jacob Rusdianto. “Sebenarnya Sony pernah mengalami hal serupa saat all England 2009 lalu.”

    Ditanya apakah pelatih dan dokter telah mengetahui kondisi sakit punggung Sony sebelumnya, Jacob menyatakan hingga kontrol terakhir pukul 08.00 tadi pagi tidak ada masalah. “Sony sendiri tidak ada keluhan sampai tadi pagi,” tegas Jacob.

    Karena hal ini, Jacob berjanji akan segera mengevaluasi dengan pelatih dan tim dokter.

    Jacob mengaku tidak kecewa atas pengunduran diri Sony. “Inilah pertandingan, ada yang menang ada yang kalah,” jawabnya diplomatis. “Beruntung besok tidak ada pertandingan, jadi esok kita bisa recovery.”

    Walaupun Sony mengundurkan diri hari ini, Jacob menyatakan masih ada kemungkinan untuk menurunkan andalan kedua Indonesia tersebut di babak selanjutnya. “Kita akan tetap menurunkan yang terbaik dan paling siap. Kalau Sony memang siap untuk diturunkan, bisa saja,” kata dia.

    Disinggung tentang peluang Dyonisius Hayom Rumbaka untuk diturunkan dalam babak selanjutnya jika Sony tidak bisa diturunkan. Jacob menyatakan peluang tersubut juga terbuka. “Sebagai pemain pelapis, Hayom cukup tahu akan tugasnya. Dia harus selalu siap kapanpun diturunkan,” kata dia. “Apalagi, kemaren Hayom bermain cukup baik saat melawan Stuart Gomez.”

    MASRUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.