Pasangan Greysia/Nitya Tambah Keunggulan 2-0  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Maha Eka Swasta

    ANTARA/Maha Eka Swasta

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menambah keunggulan Indonesia atas gergasi bulutangkis Eropa, Denmark, menjadi 2-0 pada putaran final Piala Uber yang berlangsung di Putra Indoor Stadium Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (11/5).

    Dalam pertandingan ketat itu, Grey/Nitya menang melawan Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen, 13-21, 21-15, 21-13. Pada gim pertama Grey/Nitya tidak dapat mengembangkan pola permainannya karena pasanagn lawan terus menekan. Akibatnya perolehan pasangan Indonesia tertinggal hingga gim pertama berakhir dengan 13-21.

    Memasuki gim kedua, Grey/Nitya lebih agresif dan terus melancarkan serangan sehingga angka terus bertambah, bahkan meninggalkan jauh lawan 19-10 sebelum menutup gim kedua 21-15. Pada gim penentu, Grey/Nitya sudah menemukan polanya. Pertengahan gim ketiga, duet srikandi itu unggul 11-7. Keunggulan terus terjaga hingga pertandingan usai dengan skor 21-13.

    Sebelumnya, turun sebagai pemain pertama saat melawan Denmark, Adriyanti Firdasari memberikan satu angka pada skuad Merah-Putih. Dalam keterangan persnya, Firda mengaku penampilannya hari ini lebih baik daripada pertandingan pertama manakala melawan Australia.

    “Saya mulai kenal lapangan. Jadi bisa bermain lebih baik hari ini,” ujar Firda. Ia mengakui Camilla Sørensen, yang menjadi lawannya hari ini, bermain cukup baik. “Dia bermain ulet. Di set pertama saya bisa menekan dia dari awal, tapi di set kedua dia mulai berkembang,” ujarnya.

    Beruntung Firda dapat memenangkan pertandingan dua set langsung, 21-11, 21-11. Disinggung tentang magnya yang sempat kambuh saat latihan kemarin, pemain asal Klub Jaya Raya ini mengatakan kondisi kesehatannya kembali pulih. “Kemarin sempat mag, tapi sekarang sudah pulih," tuturnya. Firda berjanji untuk lebih menjaga pola makannya. “Mudah-mudahan tdak kambuh lagi,” katanya.

    RINA WIDIASTUTI | MASRUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.