Firdasari: Pembalasan Dendam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adriyanti Firdasari. AP/Lai Seng Sin

    Adriyanti Firdasari. AP/Lai Seng Sin

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Adriyanti Firdasari yang turun di partai pertama memberikan poin sempurna kepada tim Uber Indonesia setelah menekuk tunggal tuan rumah Mew Choo Wong dua set langsung, 21-9, 21-16 di Putra Indoor Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (12/5).

    Impaslah dendam Firda yang pernah dikalahkan Mew Choo di Sea Games. “Ini adalah pembalasan dendam saya pada Mew Choo, setelah dia mengalahkan saya di Sea Games lalu,” kata Firda usai pertandingan.

    Meski bermain dibawah tekanan penonton tuan rumah, Firda mengaku tetap bisa bermain lepas. “Kalau sudah di lapangan, kita hanya konsentrasi untuk main,” ungkapnya. Menang mudah di set pertama, Firda sempat ketinggalan poin di set kedua. “Di set pertama dia belum paham permainan saya, tapi di set kedua Mew Choo sudah mulai mengembangkan permainannya,” katanya.

    Karenanya, Firda tetap berusaha tidak tertinggal begitu jauh dari pemain Malaysia tersebut, selain tetap menjaga permainan dengan tidak membuat kesalahan sendiri. Mew Choo Wong mengakui keunggulan Adriyanti Firdasari hari ini. Mew Choo yang hamper tidak bisa berbicara setelah kekalahannya, berkali-kali harus menarik nafas sebelum menjawab pertanyaan wartawan.

    “Maaf, saya kalah,” kata Mew. “Saya sudah berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan pertandingan, tapi dia selalu menekan saya.” Mew Choo mengaku sempat bisa mengembangkan permainan. “Tapi setiap saya mulai bangkit, dia selalu menekan”. Tutupnya

    MASRUR (Kuala Lumpur)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.