Maria Febe Jadi Tunggal Pertama Lawan Tim Uber Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Tim Uber Indonesia akan menghadapi tim tangguh Cina di babak semifinal Piala Uber 2010 petang ini (13/5). Menghadapi tim yang memiliki skuad dengan peringkat BWF di atas pemain merah-putih tersebut, Indonesia mengandalkan kekuatan muda Maria Febe sebagai tunggal pertama.

    “Secara peringkat BWF, Febe memang paling tinggi di antara kawan-kawannya” terang Manajer tim Uber Indonesia, Djendjen Djaenan Asri. Selain itu, usia dan kekuatan muda Febe menjadi pertimbangan pelatih dan manajer untuk menurunkan Febe sebagai pemain pertama. “Dia juga paling muda dan paling kuat di tim.”

    Karenanya, Djendjen mengaku tidak riskan menurunkan Maria Febe, meski dalam dua pertandingan sebelumnya tidak diturunkan. “Meskipun tidak diturunkan saat bertemu Denmark dan Malaysia, tapi Febe tetap latihan keras,” kata Djendjen. “Apalagi Febe telah diturunkan di pertemuan pertama melawan Australia."

    Djendjen mencontohkan, walaupun hari ini Lindaweni Fanetri dan Nitya Krishinda Maheswari tidak diturunkan, keduanya berlatih bersama pemain-pemain Thomas yang baru bermain besok. “Tadi Lindaweni latihan sama Taufik di BSC,” terangnya.

    Di singgung tentang peluang Indonesia dalam menghadapi Cina, Djendjen menjawab diplomatis bahwa di dalam lapangan semuanya bisa saja terjadi. “Secara peringkat BWF, pemain kita dibawah China, tapi didalam lapangan semuanya bisa terjadi,” katanya. “Dan saya berharap anak-anak bermain all-out serta habis-habisan seperti yang mereka tunjukkan saat bertemu Malaysia kemarin."

    Di hubungi terpisah, pelatih ganda Uber Indonesia, Aryono Miranat menyatakan kesiapan tim Uber Indonesia menghadapi Cina. “Persiapan semuanya sudah OK, dan tidak ada masalah,” ujarnya singkat.

    Berikut skuad Uber Indonesia yang akan diturunkan melawan Cina

    Maria Febe Kusumastuti
    Greycia Polii/Meiliana Jauhari
    Adriyanti firdasari
    Shendy Puspa Irawaty/ Lilyana Natsir
    Maria Kristin Yulianti

    MASRUR (Kuala Lumpur)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.