Maria Febe: Yihan Selalu Antisipasi Pergerakan Saya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maria Febe Kusumastuti. (AP Photo/Mark Baker)

    Maria Febe Kusumastuti. (AP Photo/Mark Baker)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Turun sebagai tunggal pertama melawan China dalam babak penyisihan piala Thomas dan Uber 2010, Maria Febe harus menyerah 21-7, 21-12 kepada andalan China Wang Yihan. Dalam permainan yang berlangsung 37 menit tersebut, Febe mengaku tertekan karena pergerakannya selalu dibaca Yihan.

    “Dia selalu antisipasi pergerakan dan bola saya, saya jadi mati langkah,” aku Febe. Untuk mengejar ketinggalannya, Febe sebenarnya sudah berusaha mengangkat bola. “Saya angkat bola ke belakang, karena kalau tidak, dia main di depan. Itu malah lebih berbahaya buat saya,” ungkapnya.

    Sementara itu pelatih tunggal Putri Indonesia, Marleve Mainaky yang mendampingi Febe menyatakan bahwa secara teknis permainan Febe hari ini sudah cukup baik. “Tekniknya sudah lumayan, namun mungkin perlu sedikit keberanian dari Febe,” terang Marleve.

    Di set kedua, ketika kedudukan 12-14, andaikan Febe lebih berani, menurut Marleve, mungkin hasilnya akan lebih baik. "Febe dalam posisi ditekan, jadi pengembalian bolanya selalu ngambang,” tutup Marleve.


    MASRUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.