Tak Dapat Tiket, Suporter Malaysia Demo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Mark Baker

    AP Photo/Mark Baker

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Ratusan pendukung tuan rumah Malaysia, berunjuk rasa di depan stadion Putra, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, tempat dilangsungkannya partai semifinal Piala Thomas dan Uber yang mempertemukan Malaysia dan China. Mereka mendesak panitia untuk menjual tiket meski panitia mengatakan tiket kelas ekonomi telah habis. 

    “Tiket ekonomi untuk semifinal Piala Thomas telah habis terjual” demikian tulisan yang dipampang di depan konter penjualan tiket, Jumat (14/5).

    Saat ini, tiket yang tersisa hanya untuk kelas bisnis seharga 350 Ringgit (hampir Rp 1 juta) dan kelas eksekutif seharga 750 Ringgit (sekitar Rp 2.100.000).
    Pendukung yang tak bisa masuk, akhirnya melampiaskan kemarahannya dengan berorasi dan bernyani. “Kami sudah merdeka 50 tahun lebih, mengapa masih ada perbedaan?”. “Kami mau beli tiket”, “Kalau Malaysia kalah, kami juga yang disalahkan karena tidak mendukung” teriak mereka.

    Beberapa pendukung yang akan dimintai keterangan Tempo, hanya mau diwawancarai jika diberi tiket. “Beri kami tiket, baru kami mau diwawancarai” kata salah satu Orator.

    Sementara penjaga tiket menjelaskan bahwa tiket kelas ekonomi yag dijual seharga 58 Ringgit (sekitar Rp 140.000) memang sudah habis. “Tiket ekonomi sudah habis mulai kemarin, sekarang tinggal kelas silver dan gold” katanya singkat.

    Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, puluhan polisi berjaga-jaga dipintu stadion membantu petugas penganaman yang tampak kewalahan.

    MASRUR
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.