PBSI Akan Intensifkan Pembinaan Atlet Usia Dini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Thomas-Uber bersama PB PBSI. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Tim Thomas-Uber bersama PB PBSI. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur -Kegagalan kembali Indonesia untuk membawa piala Thomas dan Uber kali ini akan dijadikan bahan evaluasi oleh Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

    Hal tersebut disampaikan ketua Umum PBSI, Djoko Santoso sesaat setelah menyaksikan langsung perjuangan Taufik Hidayat dan kawan-kawan di Stadion Putra Bukit Jalil, Kuala Lumpur, hari ini (16/05).

    “Apapun hasilnya, kita tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan tim Thomas kita, karena mereka telah menunjukkan perjuangan maksimal,” kata Djoko. Selanjutnya Djoko berjanji, hasil pertandingan piala Thomas dan Uber kali ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pengurus PBSI.

    Kedepannya, mantan Panglima TNI ini mengharapkan kucuran dana dari pihak-pihak terkait dan sponsor bisa lebih digiatkan lagi, agar pembinaan di PBSI bisa berjalan lebih baik.

    Hal lain yang rencaanya akan dilaksanakan PBSI adalah mengintensifkan lagi pembinaan atlet usia dini “Kita akan menggalakkan lagi pembinaan atlet dari usia dini di semua daerah. Bahkan dari usia sekolah Dasar,” pungkasnya.


    MASRUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.