Cavaliers Pecat Pelatih Mike Brown

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mike Brown. AP/Tony Dejak

    Mike Brown. AP/Tony Dejak

    TEMPO Interaktif, Cleveland - Tak mau kehilangan pemain bintangnya, LeBron James, Cleveland Cavaliers lebih memilih memecat sang pelatih, Mike Brown. James, yang akan menjadi pemain bebas pada Juli mendatang, ternyata lebih berharga ketimbang peran Brown di tim itu. Brown dipecat karena sudah lima musim bersama Cavaliers, tapi tak mampu memberikan satu pun gelar juara Liga Basket Amerika (NBA).

    "Setelah melalui analisa mendalam tentang gagalnya tim ini di playoff pada dua musim terakhir, maka sudah waktunya bagi Cavaliers untuk menempuh arah baru. Harapan terhadap tim ini sangat tinggi dan perubahan akan selalu membawa risiko. Ada kalanya risiko itu harus diambil untuk menjadi lebih baru dan mencapai level lebih tinggi," kata pemilik Cavaliers, Dan Gilbert.

    Tindakan Cavaliers memecat Brown memang dipandang punya risiko besar. Brown adalah pelatih paling sukses sepanjang sejarah tim itu. Selama lima musim, dia selalu sukses membawa Cavaliers masuk ke babak playoff bahkan mencapai final pada 2007. Ia juga membawa Cavaliers meraih 127 kemenangan dalam dua musim terakhir.

    Brown memang tak pernah sukses membawa trofi juara ke Cleveland. Ditambah lagi adanya ancaman James bakal direbut tim lain membuat Cavaliers tak mau ambil resiko lebih besar lagi. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Brown mengenai pemecatan dirinya. James sendiri juga belum memberikan komentarnya karena ia dikabarkan tengah berada di luar kota untuk berlibur.

    Pelatih Boston Celtics, Doc Rivers, justru kecewa dengan tindakan Cavaliers yang memecat Brown. "Jujur saja, aku tak senang mengetahui hal itu. Aku bertanya-tanya apa yang akan kau lakukan untuk mempertahankan pekerjaanmu? Brown sudah memenangkan 60 pertandingan dalam dua musim berturut-turut. Profesi kami ini sulit," kata Rivers.

    Pelatih Orlando Magic, Stan Van Gundy -- yang pernah mengalahkan Brown dan Cavaliers dua tahun lalu -- juga mengungkapkan kekecewaannya atas pemecatan itu. "Klub memang punya hal untuk melakukan apa yang mereka inginkan, tapi seharusnya mereka bisa berbuat lebih baik. Tidak ada satu pun pelatih di Liga ini yang bisa melakukan lebik baik dari Brown."

    Kini Cavaliers tengah mencari pelatih top untuk menangani tim itu. Pelatih Los Angeles Lakers, Phil Jackson, disebut-sebut sebagai orang yang akan direkrut Gilbert. Jackson, yang sudah 10 mendapat cincin juara NBA sebagai pelatih, berniat untuk pensiun setelah kontraknya bersama Lakers habis musim ini. Ia pun tak berminat untuk melatih tim mana pun. Namun hal ini tidak akan menghentikan Gilbert untuk membujuk Jackson.

    Pelatih Universitas Duke, Mike Krzyzewski, Tom Izzo (Michigan State) dan John Calipari (Kentucky) yang merupakan teman James dikabarkan juga menjadi kandidat untuk melatih Cavaliers.

    AP|GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.