Kota Tangerang Kirim 172 Atlet untuk Popda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang mengirim 172 atlet dan pelatih pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten di Cilegon, Banten, pada 13-18 Juni 2010 mendatang.

    Pada pembukaan pelatda di Pusat pemerintahan Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman, Wakil Wali Kota Arief R. Wismansyah meminta agar pusat pelatihan menjadi ajang evaluasi dan pembelajaran bagi para pelatih terhadap kekurangan para atlet seluruh cabang olahraga.

    "Pelatih diharapkan mampu menyusun strategi jitu apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki para atletnya," kata Arief, Selasa (25/5). Kepada para atlet, Wakil Walikota juga meminta agar mereka memiliki motivasi untuk bisa berprestasi pada cabang olahraga yang diwakilinya.

    “Adik-adik harus memotivasi diri untuk berprestasi. Datang dengan semangat  menang. Kalau kalian mengukir prestasi gemilang, itu juga untuk masa depan kalian,” kata Arief. Arief juga menyempatkan berbincang dengan Wildan Shihab, atlet gulat yang pada Popda 2008 menjadi juara II.

    Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar), Tabrani, menyatakan, pada helatan Popda, Kota Tangerang mengirimkan 172 atlet yang akan turun pada 14 cabang olahraga. Ke-14 cabang olahraga itu meliputi atletik, panahan, renang, pencak silat, tennis meja, bola voli, basket tennis lapangan, sepak takraw, sepak bola, gulat, senam serta taekwondo.

    "Pemkot menjanjikan bonus cukup menggiurkan bagi atlet yang meraih juara pertama, kedua dan ketiga pada tiap-tiap cabang olahrga,"ujar Tabrani.

    Dia menyebut untuk cabang olahraga perorangan, juara pertama senilai Rp 5 juta, juara kedua Rp 4 juta, dan juara ketiga sebesar Rp 3 juta. Sedangkan untuk beregu, juara pertama Rp 10 juta, juara kedua 7,5 juta, dan juara ketiga Rp 5 juta.

    AYU CIPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.