Indonesia Terbuka Tanpa Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso. TEMPO/Zulkarnain

    Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso. TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Super series Djarum Indonesia Open yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, 22-27 Juni mendatang, dipastikan tidak akan diikuti para pebulutangkis Cina. Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Terbuka, Handojo, menyatakan para pebulutangkis Cina absen karena akan mengikuti kejuaraan di dalam negeri mereka sendiri.

    “Indonesia Terbuka akan diikuti para pebulutangkis dari 30 negara. Pebulutangkis ranking 1-15 akan hadir, kecuali yang dari Cina. Mereka absen kali ini karena mengikuti turnamen dalam negeri mereka sendiri,” kata Handojo, Selasa (8/6).

    Turnamen ini akan memperebutkan hadiah total US$ 600 ribu. Hadiah ini meningkat dibanding hadiah penyelenggaraan sebelumnya yang sebesar US$ 250 ribu. Peningkatan ini karena Indonesia Terbuka mulai tahun depan akan digolongkan sebagai turnamen Premier Super Series.
    Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, Djoko Santoso, menyatakan ada dua target PBSI yang ingin dicapai dalam Indonesia Terbuka tahun ini. “Target pertama adalah sukses dalam penyelenggaraan menuju ke Premier Super Series tahun depan. Target kedua adalah sukses dalam prestasi,” katanya.  PBSI berharap Indonesia bisa juara di nomor tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.