Indonesia adu Kuat dengan Cina, Hongkong, dan Singapura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Tim polo air Indonesia U 20 akan beradu dengan kekuatan tim negara Cina, Hongkong, dan Singapura, pada turnamen Betawi Cup Waterpolo International kelima yang akan  digelar di stadion renang Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 30 Juni-3 Juli mendatang.

    Turnamen ini menjadi salah satu dari rangkaian perayaan Ulang Tahun DKI Jakarta ke-483. “Tim Cina sengaja kita undang agar kita bisa melihat peta kekuatan Cina, sekaligus belajar dari tim kuat tersebut,” kata Heru Purwanto, Ketua Pelaksana Turnamen sekaligus Wakil Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) DKI Jakarta.

    Juara bertahan Thailand tidak bisa berlaga kali ini karena gejolak politik di dalam negerinya yang masih berkecambuk. Tim Malaysia yang awalnya sudah mendaftar juga batal karena masalah budget.

    Heru mengatakan Indonesia akan dibagi menjadi empat tim, terdiri dari putra dan putri A dan B. Tim A diperkuat pemain pelatda DKI Jakarta, sedangkan tim B terdiri dari gabungan tim DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. “Ini sekaligus menjadi ajang seleksi untuk memilih pemain yang akan dikirim kejuaraan dunia 2011 nanti,” katanya.

    Jovinius Carolus Legawa, Ketua Teknik PRSI DKI Jakarta bagian Polo Air menambahkan, pengurus sengaja membuat turnamen U 20 tujuannya membina atlet usia muda. Atlet inilah nanti yang akan dipersiapkan untuk SEA Games 2011. “Saya optimistis bisa mendapatkan emas SEA Games nanti seperti SEA Games 2009 kemarin,” kata mantan atlet polo air ini.

    Jovin berharap adanya turnamen internasional ini, muncul atlet polo air Indonesia yang handal dan bisa bersaing dengan atlet luar negeri, seperti Maulana Bayu Herfianto yang kini berlaga di Liga Amerika Serikat devisi satu sekaligus mendapat bea siswa belajar di sana dan Muhammad Hadian Utoro berlaga di liga Jerman devisi dua sekaligus belajar di sana karena beasiswa.

    Ajang turnamen ini, lanjut Jovin tidak memberikan hadiah berupa uang tunai. Tim yang berhasil keluar sebagai juara akan mendapatkan medali dan piagam.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.