Taufik Hidayat Bangun Arena Bulu Tangkis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taufik Hidayat. ANTARA/Andika Wahyu

    Taufik Hidayat. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Mimpi Taufik Hidayat memiliki gedung bulu tangkis sendiri menggunakan nama Taufik Hidayat Arena bakal segera terwujud pertengahan tahun depan. Gedung itu akan menjadi bukti pengabdian peraih emas Olimpiade Athena 2004 sekaligus Juara Dunia 2005 untuk ikut memajukan bulu tangkis Indonesia masa depan.

    Taufik merayakan peletakan batu pertama di atas tanah seluas kurang lebih 6.600 meter persegi di daerah Kelapa Dua Wetan 07/12, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (30/6) siang. Untuk memeriahkan hari dimulainya pembangunan gedung impian itu, Taufik mengundang Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Djoko Santoso, Ketua Umum KONI Rita Subowo dan tokoh-tokoh olahraga, keluarga besarnya, masyarakat sekitar lokasi serta awak media.

    Gambaran desain gedung pun ditayangkan di depan para undangan disertai komentar beberapa tokoh bulu tangkis, seperti legenda hidup bulu tangkis Christian Hadinata, rekan pemain bulu tangkis, artis, komedian. Rencananya, bangunan itu dilengkapi delapan lapangan beserta tribun, delapan kamar asrama, ruangan fitnes, audio visual, internet dan lapangan futsal.

    Menantu Agum Gumelar ini mengaku biaya pembangunan yang tidak sedikit ini berasal dari dana pribadinya, ditambah bantuan keluarga dan teman-teman yang peduli pada bulu tangkis serta dari beberapa sponsor.

    “Tujuan utama saya untuk membantu regenerasi pemain, setelah saya pensiun nanti saya akan mengadikan diri melalui ini untuk kemajuan bulutangkis Indonesia,” kata Taufik.

    Taufik membayangkan ada bibit-bibit muda yang bisa dibina intensif di Taufik Arena nanti. Bibit muda yang berbakat dan potensial, kata suami Ami Gumelar ini, akan dibina serius tidak dipungut biaya. Untuk pemain yang hanya ingin bersenang-senang latihan, juga diizinkan ikut. “Pemain asing dan dari tempat lain bisa latihan tanding di sini kelak,” katanya.

    Pada tahap awal, Taufik akan menggadengan bekas klubnya SGS Elektrik Bandung untuk mencari bibit pemain yang bagus dan juga menyediakan pelatihnya. Sebagai Kepala Pelatihnya, Taufik menunjuk pelatih pribadinya Mulyo Handoyo. Pelatihnya di waktu masih kecil, Iie Sumirat juga telah menyanggupi untuk menjadi salah satu pelatih di Taufik Arena.

    Niat Taufik mendapat restu dan dukungan dari Ketua Umum PBSI Djoko Santoso. “Saya bangga atas prakarsa dan tekatnya memajukan bulutangkis Indonesia,” kata Djoko saat menghadiri peletakan batu pertama. Ia berharap rekan atlet lainnya juga ikut memberikan kontribusi bagi kemajuan bulu tangkis Indonesia.

    Rita Subowo, Ketua KONI, pun berharap sama dengan Djoko. “Saya berharap semua atlet punya jiwa seperti Taufik,” kata Rita yang menghadiri perayaan siang itu dengan mengenakan pakaian lapangan dinas TNI untuk tempur.

    Rita mengaku tidak sempat berganti baju karena baru menutup pelatihan atlet Program Emas Indonesia di markas besar latihan Kopasus Batu Jajar, Bandung.

    Christian Hadinata, Kepala Pelatnas PBSI, ikut memuji gebrakan Taufik. Menurutnya tidak semua atlet melakukan hal yang sama. “Walaupun sudah berprestasi tetap mau peduli terhadap regenerasi bulutangkis Indonesia,” katanya.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.