Mercedes Tropy Indonesia Perebutan 2 Unit Mercedes-Benz

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rudi Borgenhaimer, President and CEO PT Mercedes-Benz Indonesia (tengah) bersama Yuniadi Hartono, Deputy Marketing Director PT MBI di Jakarta, Senin (5/7). (Raju Febrian/TEMPO)

    Rudi Borgenhaimer, President and CEO PT Mercedes-Benz Indonesia (tengah) bersama Yuniadi Hartono, Deputy Marketing Director PT MBI di Jakarta, Senin (5/7). (Raju Febrian/TEMPO)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Final turnamen golf tahunan Marcedes Tropy Indonesia akan digelar di Pondok Indah Golf Club, Jakarta, 8 Juli mendatang. Sebanyak 74 peserta yang lolos babak kualifikasi akan bertarung memperebutkan dua unit mobil Mercedes; C250 CGI dan B-Series. 

    Selain itu, peserta sekaligus memperebutkan 7 tiket maju ke Asian Final di Sanctuary Cove Resort, Gold Coast, Queensland, Australia, 18-20 Agustus nanti. Apabila prestasinya bagus di Asian Final bisa maju ke world final di Stuttgart, Jerman, 23-28 September.

    "Kejuaraan golf bergengsi dan mendunia ini kami dedikasikan bagi pelanggan setia Mercedes-Benz," kata Rudi Borgenheimer, Presiden dan CEO PT. Mercedes-Benz Indonesia, di kawasan Senayan, Senin (5/7).

    Pemilihan 74 peserta final ini didasarkan hasil kualifikasi di lima kota yaitu Medan, Surabaya, Jakarta Utara, Jakarta dan Bandung, sejak 22 Mei - 23 Juni. Peserta awalnya sekitar 700 orang.

    Pada final nantim, sistem pertandingan yang digunakan adalah stableford. Peserta akan dibagi menjadi empat kategori, yaitu devisi A (handicap 0-12), devisi B (handicap 13-20), devisi C (handicap 21-24), dan Devisi wanita (handicap 0-36).

    Juara dan runner up devisi A, B, C ditambah juara devisi wanita akan dipilih menjadi satu tim yang akan maju ke Asian Final mewakili Indonesia. Di tingkat Asian, mereka akan bersaing dengan tujuh negara lainnya, Thailand, Vietnam, Taiwan, Singapura, Malaysia, Sri Langka, Pilipina.

    Sejak digelar di Indonesia 18 tahun lalu, Johanes Diman merupakan satu-satunya pegolf asal Indonesia yang menjadi pemenang tingkat dunia tahun 2009 kemarin. Diman tidak menyangka bisa bermain sampai tingkat dunia dan menjadi pemenang. "Saya merasa sangat beruntung," kata Diman.

    RINA WIDIASTUTI
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.