Sergio Ramos, Pemain Sempurna Versi Indeks Castrol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sergio Ramos. AP/Ivan Sekretarev

    Sergio Ramos. AP/Ivan Sekretarev

    TEMPO Interaktif ,Piala Dunia Afrika Selatan telah menggulirkan hal pertama dari pertama lainnya: pertama di gelar di tanah Afrika, pertama kali dimenangkan oleh Spanyol dan pertama kalinya dinilai pemain per pemain oleh Indeks yang digelar Castrol.

     

    Dengan menggunakan teknologi terapan dan analisa yang objektif untuk mengevaluasi setiap pergerakan pemain, Piala Dunia kini mempunyai Sergio Ramos sebagai pemain pertama yang berhasil memenangkan Indeks Castrol.

    Kemampuan Ramos di lapangan brilian. Dengan teknik mumpuni ketika menyerang ditambah apiknya kinerja pertahanan yang dilancarkan Ramos, ini bukan hanya membantunya sebagai pemain bintang namun juga membantu timnya meraih gelar pertamanya di Piala Dunia.

    Analisa Indeks Castrol tak sembarangan. Sepanjang penampilannya di Afrika Selatan, tercatat hanya dua gol yang berhasil masuk ke gawang Iker Casillas. Ini membuat empat sekawan lini pertahanan Spanyol sukses menyamai para pemenang terdahulu, Prancis (1998) dan Italia (2006).

    Meski sempat dipermalukan 1-0 oleh Swiss pada laga pembuka di penyisihan grup, jagal-jagal Matador berhasil membersihkan daerahnya dari serangan-serangan para pemain Belanda di final.

    Ironisnya, jika Ramos terpilih sebagai pemain paling apik menurut Indeks Castrol, nama Diego Forlan yang didapuk sebagai pemain terbaik di Afrika Selatan, tidak terdapat dalam 20 pemain terbaik versi indeks.

    Nilai rata-rata yang diperoleh Forlan khususnya ketika melancarkan assist, hampir setengah melewati jumlah yang diinginkan. Itu sama dengan jaraknya ketika menembakkan bola (rata-rata 21 meter) membuatnya mendapat nilai rata-rata lebih sedikit dalam turnamen.

    Jika nilai rata-rata tembakan jarak jauh masuk dalam hitungan indeks, ini membuat kiper sukses dalam menggagalkan tembakan pemain lawan. Ini membuat secara statistik lebih mudah untuk dimentahkan dan menjadikan posisi penyerang kurang dilihat.

    Jerman, yang langkahnya terhenti pada semi final di tangan Spanyol namun mewakilkan 10 pemainnya di 10 peringkat teratas. Solidnya pertahanan yang diperagakan Philipp Lahm dan kebiasannya membantu serangan menjegal para penyerang Spanyol untuk mendominasi peringkat indek.

    Rekan Lahm, Thomas Mueller, yang meraih gelar Sepatu emas dan terpilih sebagai pemain muda terbaik finis di tempat kesembilan.

     

    TNN | BAGUS WIJANARKO

    Pemain Posisi Indeks

    1. Sergio Ramos (Spanyol) Bek 9.79

    2. Joan Capdevila (Spanyol) Bek 9.74

    3. Carles Puyol (Spnyol) Bek 9.70

    4. Philipp Lahm (Jerman) Bek 9.66

    5. Gerard Pique (Spanyol) Bek 9.63

    6. David Villa (Spanyol) Bek 9.59

    7. Wesley Sneijder (Belanda) Bek 9.56

    8. Luis Suarez (Uruguay) Penyerang 9.53

    9. Thomas Mueller (Jerman) Gelandang 9.51

    10. Manuel Neuer (Jerman) Kiper 9.48


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?