Tommy dan Fauzi Masih Tangguh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tommy Sugiarto. TEMPO/ Adri Irianto

    Tommy Sugiarto. TEMPO/ Adri Irianto

    TEMPO Interaktif, Tegal - Sejumlah Atlet nomor tunggal dewasa putra dalam turnamen Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis 2010 Regional III di Tegal, Jawa Tengah, masih terlalu sulit ditaklukan. Setidakya ini dibuktikan oleh Tommy Sugiarto dan Fauzi Adnan.

    Tommy Sugiarto yang mengundurkan diri dari Pelatnas bulan Mei lalu masih terlalu tangguh bagi Ryohe asal PB Hi-Qua Wima Surabaya dengan dua game langsung. Di game pertama Tommy hanya memberikan empat angka kepada lawannya tersebut.

    Game kedua pun tak jauh beda. Tommy yang sempat mengenyam kerasnya latihan di Cipayung, berhasil membungkus game kedua dengan skor 21-5. “Pada ajang Sirnas ini saya ingin menunjukkan bahwa saya masih bisa, karena kesempatan untuk bertanding di Pelatnas kurang, karena itulah saya mengundurkan diri,” ungkap Tommy.

    Sementara dalam pertanidngan lain, Fauzi Adnan Fauzi pun mencatatkan kemenangan mudah atas Masao Watanabe. Fauzi unggul 21-11 di game pertama. Sementara di game kedua, Fauzi sempat mengalami perlawanan di awal game. Fauzi sempat kehilangan beberapa angka atas serangan-serangan Watanabe, tetapi setelah interval ia dengan mudah menyelesaikan perlawanan atlet asal Jepang tersebut

    Pertemuan antara Tommy dan Fauzi di nilai akan menjadi partai final ideal yang bisa tercipta di Kota Bahari. Keduanya merupakan musuh sedari mereka junior. “Pertemuan ini akan memanjakan para pecinta bulutangkis di GOR Sinar Mutiara,” ujar Arpian, Menejer Promosi Nasional PT Djarum saat dintai komentar terkait dengan dua pemain tunggal ini.

    Di babak perempat final yang akan berlangsung pada Kamis 15 Juli siang nanti, Fauzi akan berhadapan dengan Kaisar Bobby yang menang tanpa bertanding, setelah lawannya Ardiansyah yang diunggulkan ditempat 5/8 tidak hadir di lapangan.

    Sedangkan Tommy akan berhadapan dengan Andre Marteen dari PB Mutiara. Andre berhasil lolos ke perempat final setelah memenangkan pertandingan melawan Janu Saputra dengan 25-23 dan 21-11.

    EDI FAISOL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.