Adriyanti Firdasari Maju ke Semifinal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adriyanti Firdasari. TEMPO/ Zulkarnain

    Adriyanti Firdasari. TEMPO/ Zulkarnain

    TEMPO Interaktif, Macau - Pemain tunggal putri Indonesia, Adriyanti, menekuk pemain unggulan ketiga Eriko Hirose di perempat final Terbuka Grand Prix Gold di Macau, Jumat (30/7). Firda hanya membutuhkan dua game langsung 21-17, 21-15 untuk menyingkirkan pemain terbaik Jepang itu.

    Di semifinal, Firda akan bertarung melawan pemain Taiwan Cheng Chieh untuk memperebutkan tiket final, Sabtu besok. Firda menjadi satu-satunya pemain tunggal putri Indonesia yang maju di kejuaraan ini.

    Sebelum mencapai perempat final, pemain berperingkat 27 dunia ini menyingkirkan pemain Kanada Michelle Li di babak pertama dengan skor 21-10, 21-16. Di babak kedua, Firda menumbangkan pemain Singapura Xing Aiying, 21-17 19-21 22-20. Dan di perempat final, ia menjegal Eriko Hirose.

    Simon Santoso menjadi satu-satunya tunggal putra yang berhasil maju semifinal setelah Sony Dwi Kuncoro tumbang ditangan pemain terbaik Thailand Boonsak Ponsana, 21-17 16-21 25-23. Simon mendapatkan tiket semifinal dengan mudah, setelah ia menumbangkan Wong Wing Ki dari Hongkong, 21-6, 21-5. Namun untuk mendapatkan tiket final, pemain peringkat delapan dunia ini harus bisa melewati pemain terbaik dunia Lee Chong Wei dari Malaysia.

    Di ganda putra, dua pasangan terbaik Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan juga maju semifinal. Kedua pasangan itu berada di pool bersebrangan, sehingga masih ada kemungkinan mereka akan bertemu di final nanti.

    Selain sukses di ganda putra, Hendra Aprida Gunawan yang berpasangan dengan Vita Marissa juga maju ke semifinal. Pasangan ganda campuran peringkat empat dunia ini akan menghadapi pasangan Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.

    TOURNAMENTSPTFWARE | RINA W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.