PB ISSI Kirim Empat Pembalap ke Singapura tanpa Target

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Balap sepeda. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Balap sepeda. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO Interaktif,Jakarta:Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) mengirimkan empat pembalap sepeda remaja berlaga di Youth Olympic Games (YOG) 2010 di Singapura, 14-26 Agustus mendatang. Keberangkatan mereka tidak dibebani target juara.

    “Ajang ini menjadi kesempatan mengasah kemampuan pembalap muda, kami tidak berharap mendapat medali,” kata Zuhri Hussein, Wakil Sekretaris Jenderal ISSI sekaligus manajer tim, Jumat (6/8).

    Di antara empat pembalap itu, Elga Kharisma menjadi satu-satunya pembalap putri. Gadis asal Malang ini akan turun di semua nomor pertandingan, yaitu road race, cros country, dan individual time trial. Tiga pembalap lain, yaitu Destiansyah Satria dari Kalimantan Barat, Suherman dari Jawa Barat, dan Ongki Setiawan dari Yogyakarta.

    Untuk pembalap putra, kata Zuhri, semuanya turun road race ditambah satu lagi nomor pilihan. Destiansyah memilih turun di cros country, Suherman di BMX, dan Ongki di individual time trial.

    Keempat pembalap itu direncanakan tiba di Jakarta hari ini (6/8). Selama menunggu pemberangkatan ke Singapura 12 Agustus, mereka akan menjalani latihan bersama. Menurut Zuhri, latihan persiapan akan dilakukan di sekitar Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Kecuali nomor BMX, kata Zuhri, kemungkinan akan berlatih di daerah Ancol.

    Selain berlatih teknik dan fisik, mereka akan mengikuti pembekalan non teknis dari Komite Olympiade Indonesia (KOI) seperti psikologi, motivasi dan  wawasan budaya bangsa. Karena selama mengikuti YOG, mereka juga akan berbagi pengetahuan budaya saat mengikuti program CEP (Culture Education Program).

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?