Maju Semifinal, Liliyana/Tontowi Tantang Pasangan Tuan Rumah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liliyana Natsir. TEMPO/Zulkarnain

    Liliyana Natsir. TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasangan Indonesia, Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad maju ke semifinal Taiwan Terbuka Grand Prix Gold, setelah menyingkirkan pasangan terbaik Korea Selatan Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, 13-21, 21-11, 21-10 pada pertandingan yang berlangsung di Taipei, hari ini (6/8). Untuk mendapatkan tiket final, juara Macau Terbuka pekan lalu ini harus menumbangkan pasangan tuan rumah Chen Hong Ling/Cheng Wen-Hsing.

    Pekan lalu saat bertemu di babak kedua Macau Terbuka pekan lalu, Liliyana/Tontowi berhasil mengatasi pasangan Taiwan tersebut dengan skor 19-21 21-14 21-12. Liliyana berharap pada pertemuan besok, kesuksesannya menaklukkan pasangan itu bisa terulang. “Persiapan sudah bagus, mudah-mudahan besok kesuksesan di Macau terulang lagi,” kata Liliyana kepada Tempo, Jumat (6/8).

    Tontowi yang baru berpasangan dengan Liliyana baru dua kali, mengaku sudah bisa menikmati bermain dengan patner barunya itu. Jam terbang Liliyana yang sudah matang, membuat Tontowi lebih mengikuti pola permainan pasangannya. Ia berharap bisa mengulangi kesuksesannya menjadi juara di Macau. “Semoga hasilnya sama di Macau,” kata Tontowi.

    Pelatih ganda campuran, Richard Mainaky menilai peluang Liliyana/Tontowi menang dari pasangan tuan rumah, sangat besar. Apalagi mereka baru saja mengalahkan unggulan kedua. “Tapi tidak boleh meremehkan lawan,” kata Richard saat dihubungi Tempo, Jumat (6/8).

    Pemain asuhan Richard, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet juga lolos semifinal setelah menaklukkan pasangan Hongkong Yohan Hadikusumo Wiratama/Ying Suet Tse, 16-21, 21-13, 21-19. Untuk bisa menembus final, Fran/Pia harus mengatasi pasangan seniornya Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa yang menjadi unggulan pertama. Hendra AG/Vita maju ke semifinal setelah menyingkirkan pasangan terbaik Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, 19-21, 21-17, 21-12.

    “Saya rasa sudah waktunya Fran/Pia bisa mengatasi seniornya,” kata Richard. Secara kemampuan dan ketrampilan individu, Fran/Pia bisa meladeni permainan Hendra AG/Vita. Apabila bisa mengatasi bola depan dari Vita, lanjut Richard, peluang Fran/Pia untuk menang besar. Menurut Richard, Vita lebih dominan bermain ketimbang Hendra AG.

    Fran mengaku siap melawan seniornya pada pertandingan besok. “Kita sudah sering  bertemu, sudah sama-sama permainan masing-masing,” kata Fran. Pasangan mana yang akhirnya menang, Fran menambahkan tergantung siapa nanti yang lebih siap.

    Richard berharap, dua ganda campuran rajikannya bisa bertemu di final nanti. “Peluang mereka cukup besar,” kata mantan pemain ganda campuran ini.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.