Clijsters Terancam Gagal Ikut US Open  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Clijsters. REUTERS/Shaun Best

    Kim Clijsters. REUTERS/Shaun Best

    TEMPO Interaktif, Montreal  - Petenis putri peringkat empat dunia, Kim Clijsters, terancam tidak bisa ikut turnamen US Open pada 30 Agustus mendatang setelah terkena cedera pinggul kiri dalam pertandingan perempat final Montreal Cup, Jumat (20/8) waktu setempat. Clijsters sempat memaksakan untuk terus bermain namun akhirnya takluk oleh Vera Zvonareva dengan skor 2-6, 6-3 dan 6-2.

    Dalam pertandingan itu, Clijsters sebetulnya bermain sangat bagus dan bisa menang mudah di set pertama. Namun cedera yang menimpanya di set kedua membuat permainan Clijsters menurun dan Zvonareva leluasa bermain dan mengambil kemenangan dalam sembilan game berikutnya secara berturut-turut. Zvonareva berhasil meraih kemenangan keduanya atas Clijsters dalam tujuh pertemuan terakhir mereka.

    Clijsters mengatakan ia tak akan menyerah begitu saja dengan cedera jika kondisi fisiknya masih memungkinkan untuk bertanding. "Aku tak suka menyerah. Aku masih bergerak dan memukul bola jadi aku tak akan keluar begitu saja," kata Clijsters. "Aku tak menyalahkan cedera atas kekalahan ini. Aku juga pernah kalah dari Zvonareva di Wimbledon justru di saat kondisiku fit."

    Clijsters akan segera melakukan pemeriksaan atas cederanya itu untuk memastikan peluangnya bermain di US open. Petenis berusia 27 tahun bersikeras ia ingin tetap bermain di Flushing Meadow untuk mempertahankan gelar juara US Open. "Jangan khawatir, tak ada keraguan dalam benakku (untuk bermain di US Open). Mungkin nanti aku harus memakai bebat tapi itu bukan berarti kau tak bisa bertanding. Banyak petenis lain yang sudah memakainya dan tetap bermain."

    Jika Clijsters masih berniat bermain di US Open meski cedera, petenis nomor satu dunia, Serena Williams, sudah memastikan tak akan mengikuti turnamen itu. Serena, yang sudah tiga kali juara di US Open, mengundurkan diri karena kakinya cedera teriris pecahan kaca di sebuah restoran pada Juli lalu dan sejak saat itu belum pernah bertanding di lapangan.

    "Aku merasa frustrasi dan sangat sedih bahwa aku tak bisa ikut turnamen US Open. Dokter melarangku untuk bertanding hingga luka di kakiku benar-benar sembuh," kata Serena dalam situs resmi turnamen usopen.org.

    Selain Serena, petenis Belgia, Justine Henin, juga diragukan bisa tampil di US Open setelah menyatakan kondisi fisiknya tidak fit untuk bertanding. Dengan kondisi seperti ini, persaingan di US Open akan semakin terbuka bagi petenis lainnya termasuk untuk saudara Serena, Venus Williams, yang kini menempati peringkat kelima. Dia menjadi satu-satunya petenis Amerika Serikat dalam turnamen itu yang masuk dalam jajaran daftar 40 besar.

    Petenis lain yang punya peluang besar di US Open adalah Caroline Wozniaki. Petenis peringkat dua dunia itu bakal menjadi unggulan pertama di US Open setelah Serena mundur. "Menjadi unggulan pertama di turnamen grand slam adalah sesuatu yang spesial. Tapi buatku tak ada masalah berada di unggulan keberapa karena itu hanya soal nomor. Aku hanya ingin mengalahkan setiap petenis yang menjadi lawanku nanti."

    AP|REUTERS|GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.