Tuan Rumah Turki Tundukkan Prancis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Iran Moosa Nabipoor (tengah) dihadang pemain AS dalam World Basketball Championship di Istanbul, Turki. AP/Ibrahim Usta

    Pemain Iran Moosa Nabipoor (tengah) dihadang pemain AS dalam World Basketball Championship di Istanbul, Turki. AP/Ibrahim Usta

    TEMPO Interaktif,Istanbul:Tuan rumah Turki tak terbendung di babak enam belas besar Kejuaraan Dunia Bola Basket. Menghadapi Prancis di Sinan Erdem Dome, Istanbul, Senin ( 6/9) WIB dinihari, tim Turki meraih kemenangan meyakinkan 95-77.

    Tampil di depan sekitar 15 ribu pendukungnya –termasuk 22 anggota tim nasional sepak bola Turki-- Hedo Turkoglu dan kawan-kawan menguasai penuh jalannya pertandingan. Pertahanan kuat yang ditunjukkan Turki membuat permainan Prancis tidak berkembang. Akibatnya, saat memegang bola, para pemain Turki leluasa mengacak-acak pertahanan Prancis untuk menimbun poin demi poin.

    Turkoglu, pemain foward yang membela Phoenix Suns di kompetisi NBA, menjadi aktor di balik kemenangan Turki. Pemain berusia 31 tahun itu menyumbang 20 poin dan 4 rebound bagi timnya. Sinan Guler juga tampil baik dengan menyumbang 17 angka untuk Turki. “Semua pemain berkontribusi dalam kemenangan ini. Tim ini pantas menang, juga penonton dan bangsa ini. Kami masih punya dua laga di depan untuk mencapai apa yang kami inginkan (yaitu juara),” kata Turkoglu.

    Sedang perolehan angka Prancis terutama disumbangkan Boris Diaw. Pemain foward yang membela Charlotte Bobcats dikompetisi NBA ini menyumbangkan 21 angka dan 5 rebound. Ada pun Nando de Colo mencetak 15 angka. Sayangnya penampilan kedua pemain andalan Prancis itu tidak cukup membantu Les Blues menghadang tuan rumah yang tampil lebih solid.

    Pelatih Prancis, Vincent Collet, menyatakan kekalahan timnya disebabkan karena pertahanan yang lemah. Lemahnya pengawalan dan antisipasi saat kehilangan bola membuat Prancis memberi ruang terlalu banyak bagi para pemain Turki untuk melakukan tembakan. “Kami membuat kesalahan, khususnya dalam bertahan. Kami gagal dalam melakukan rotasi pertahanan sebanyak dua atau tiga kali sehingga memberi kesempatan pada Turki untuk mudah melakukan tembakan,” kata pelatih Prancis, Vincent Collet.

    Ada pun pelatih Turki, Bogdan Tanjevic, menyatakan bangga dengan kemenangan timnya. Prancis, kata Tanjevic, sempat memberi perlawanan yang menyulitkan permainan anak asuhnya. “Aku sangat senang. Kami menemui keadaan di mana melawan Prancis akan ketat karena mereka punya pertahanan bagus. Tapi Turkoglu membuka tembakan di depan mereka, kami jadi lebih mudah bermain. Kami memainkan permainan yang bagus, yaitu pertahanan yang hebat dan mematikan saat menyerang,” katanya.

    Pada pertandingan lain, Slovenia juga memastikan tempat di babak perempatfinal setelah mengalahkan Asutralia dengan skor telak 87-58. Slovenia dengan demikian akan menghadapi Turki untuk memperebutkan tiket ke semifinal

    AP | FIBA | ARIS MUSTAFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.