Mantan Pemain NBA Detlef Schrempf Latih Pemain Muda Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Detlef Schrempf. thegrates.com

    Detlef Schrempf. thegrates.com

    TEMPO Interaktif, Bandung - Mantan pemain NBA asal Jerman, Detlef Schrempf, 47 tahun,  mulai melatih para pemain muda yang mewakili 10 tim NBL Indonesia.

    “Kita punya tiga hari, tidak banyak waktu untuk belajar segalanya tentang basket, tapi saya harap bisa membagi pengetahuan dan pengalaman saya,” katanya di Bandung, Selasa (21/9).

    Pemain yang sempat memperkuat klub Seattle SuperSonics di ajang NBA itu akan melatih 40 pemain muda perwakilan sejumlah tim NBL Indonesia di Gor C-Tra Arena, Bandung sejak hari ini. “Saya senang bisa hadir di sini dan bekerja dengan pemain-pemain muda Indonesia,” kata pemain yang sempat tiga kali masuk NBA All-Star itu.

    Detlef mengatakan teknik dasar menjadi kata kunci bagi permainan basket. Dia meminta para pemain muda itu untuk memegang nilai-nilai yang dibutuhkan bagi pemain yakni leadership, sportmanship, dan respect. “Listen to me, have fun, and work hard,” katanya.

    Para pemain muda itu sengaja dipilih untuk mengikuti Indonesia Development Camp di Bandung yang digelar bersama NBA dan NBL. Selama tiga hari para pemain muda itu tidak melulu berlatih teknik basket atau latih tanding di lapangan. Mereka juga akan mengikuti sejumlah diskusi, seminar motivasi, dan kerjasama tim yang berhubungan dengan permainan itu.

    Komisioner NBL Azrul Ananda mengatakan, para pemain muda yang ikut pelatihan itu diharapkan menjadi tulang punggung liga basket Indonesia lima tahun mendatang. ”Mereka ini basis tim nasional Indoensia untuk lima tahun ke depan,” katanya.

    Menurut Azrul, para pemain ini akan menjadi bahan percobaan untuk menerapkan pola pelatihan pemain muda di masa mendatang. Para pemain muda ini, lanjutnya, akan menjadi alat ukur pengembangan basket masa depan Indonesia.

    Indonesia Development Camp yang digelar kedua kalinya itu dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Sutarman serta sejumlah pengurus KONI juga ikut menyaksikan pembukaan kamp tersebut. Mereka menyempatkan diri melihat sesi pertama latihan itu.

    Heryawan dalam salam pembukanya mengatakan, kegiatan itu menjadi inspirasi bagi pemerintah Jawa Barat mengembangkan lapangan basket yang representatif di wilayahnya. ”Mudah-mudahan ini bisa memberikan inspirasi bagi saya untuk menghadirkan gedung basket yang representatif di Jawa Barat,” katanya.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.