Sandy Gumulya Unggulan Pertama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandy Gumulya. ANTARA/Andika Wahyu

    Sandy Gumulya. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Petenis putri Indonesia Sandy Gumulya menjadi unggulan pertama Turnamen Alfamart Internasional ITF Women's Circuit yang akan digelar di lapangan tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 3-10 Oktober. Terpilihnya petenis peringkat 590 dunia ini menjadi unggulan pertama karena pemain nasional yang mempunyai peringkat lebih bagus, seperti Lavinia Tananta, Ayu Fani Damayanti dan Jessy Rompies, absen karena fokus persiapan Asian Games di Guangzhou, November nanti.

    “Saya tidak menyangka bisa terpilih sebagai unggulan pertama. Kesempatan ini akan saya manfaatkan dengan baik untuk berjuang menjadi juara,” kata Sandy usai konferensi pers di Kuningan, Kamis (30/9).

    Menjadi unggulan pertama, kata Sandy memberikan peluang besar menjadi juara. Tetapi, lanjut dia, persaingannya juga tidak mudah. Selain harus bersaing dengan petenis luar negeri, ia juga harus bersaing dengan petenis junior yang tidak kalah bagus.

    Ketua Umum Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (PELTI), Martina Wijaya, menilai turnamen berhadiah US $ 10.000 ini memberikan kesempatan kepada petenis junior untuk bisa bermain dan mendapatkan poin internasional. “Dari turnamen ini petenis junior bisa mulai mendapatkan rangking internasional senior,” kata Martina.

    Direktur Turnamen, Teddy Tandjung sependapat dengan Martina. Pada turnamen ini peluang petenis Indonesia sangat terbuka lebar mendapat poin, karena petenis luar negeri yang mendaftar juga rata-rata belum mempunyai peringkat internasional bagus. “Peluang petenis Indonesia lolos kualifikasi besar,” katanya.

    Teddy menambahkan, panitia akan memberikan wild card kepada pemain junior yang saat sedang berkembang yaitu, Grace Sari Ysidora, Aldila Sutjiadi, dan Vita Tahir. “Satu wild card lagi belum ditentukan untuk siapa,” kata Teddy.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.