Sandy Gumulya Juara di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis putri Indonesia Sandy Gumulya mengangkat trofi juara turnamen tenis Alfamart International ITF Womens Circuit di lapangan tenis Senayan, Jakarta, Minggu (10/10).  ANTARA/Andika Wahyu

    Petenis putri Indonesia Sandy Gumulya mengangkat trofi juara turnamen tenis Alfamart International ITF Womens Circuit di lapangan tenis Senayan, Jakarta, Minggu (10/10). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Unggulan pertama asal Indonesia, Sandy Gumulya, tampil sebagai juara turnamen tenis Alfamart International ITF Women's Circuit Seri Kedua. Petenis berusia 24 tahun itu memastikan diri sebagai juara setelah di final mengalahkan petenis Cina, Yang Zi, 6-2, 6-2, di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (10/10).

    Menghadai Zi di bawah udara yang cerah, Sandy tampil lebih dominan di sepanjang laga. Ia bahkan langsung mematahkan servis Zi di game pertama turnamen berhadiah total 10 ribu dollar AS atau sekitar Rp 90 juta ini.

    Tapi Zi segera membalas di game selanjutnya. Sandy kembali menunjukkan kekuatannya saat kembali mematahkan servis Zi untuk memimpin 3-2. Setelah itu, Sandy tak tertahankan lagi untuk memenangkan set pertama dengan angka 6-2.

    Di set kedua, kedua pemain kembali saling mamatahkan servis di dua game pertama. Tapi lagi-lagi Sandy berhasil memenangkan game keempat untuk memimpin 3-1 pada giliran servisnya. Sandy kembali mematahkan servis Zi pada game ketujuh sebelum akhirnya menutup pertandingan set kedua juga dengan angka 6-2.

    Seusai pertandingan Zi mengaku bahwa Sandy bermain lebih baik dari dirinya. Hal itu membuat ia sulit mengembangkan permainan. "Sandy bermain lebih baik ketimbang saya," kata Zi, yang mencoba tampil lebih agresif menghadapi Sandy yang permainannya lebih tenang.

    Sandy mengungkapkan, ia bermain lebih cerdik ketimbang lawannya. Kunci keberhasilannya adalah tidak meladeni permainan cepat yang dikembangkan Zi. Selain menjuarai nomor tunggal, Sandy juga menjuarai nomor ganda.

    Pada laga final nomor ganda hari Sabtu lalu, Sandy yang berpasangan dengan pemain Jepang, Moe Kawatoko, menang atas 7-6 (3), 7-5 atas Chan Hao-Ching/Sirue HE (Taiwan/China). "Saya senang dapat menjuarai tunggal dan ganda turnamen ini. Permainan saya sudah hampir mendekati yang terbaik seperti dua tahun lalu," kata Sandy.

    Pada Seri Pertama yang berlangsung di Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta, pekan lalu, Sandy tercatat juga tampil sebagai juara. Dengan menjadi juara dua pekan berturut-turut, peringkat dunia Sandy dipastikan bakal meningkat dari urutan 587 dunia menjadi 400-an dua minggu mendatang.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.