Bjorkman: Federer Masih Lebih Baik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roger Federer. AP/Paul J. Bereswill

    Roger Federer. AP/Paul J. Bereswill

    TEMPO Interaktif,Shanghai:Roger Federer telah kembali. Petenis asal Swiss yang kini berada di peringkat tiga dunia itu menunjukkan kepiawaiannya memukul bola di antara kedua kakinya untuk melaju ke babak ketiga Shanghai Masters. Federer, yang baru tampil lagi setelah jeda lama pasca kekalahannya di semifinal AS Terbuka, bergabung dengan rivalnya Rafael Nadal, serta Andy Murray dan Novak Djokovic.

    Federer kembali menunjukkan taji lewat pukulan yang dikenal dengan sebutan "tweener". Sebuah pukulan apik yang sempat dipertontonkannya dalam laga di AS Terbuka dua tahun terakhir serta pada turnamen Dubai Terbuka pada 2007 lalu.

    "Pukulan itu menjadi semakin baik sekarang. Sepertinya itu merupakan pukulan yang paling konsisten akhir-akhir ini," kata Federer berseloroh. Bermodalkan pukulan itu, Federer langsung menyingkirkan petenis jangkung asal Amerika Serikat John Isner 6-3, 6-4 Selasa malam lalu.

    Sementara itu, Rafael Nadal lebih dulu melangkah ke babak ketiga setelah menang 6-4, 6-4 atas rekan senegara Federer, Stanislas Wawrinka. Andy Murray dan Novak Djokovic justru tampak tak kesulitan dengan lawan mereka masing-masing. Murray mengalahkan Bai Yan asal Cina 6-2, 6-2, sementara Djokovic menyingkirkan petenis Kroasia Ivan Ljubicic 6-3, 6-3.

    Petenis veteran Jonas Bjorkman menilai, apa yang ditunjukkan Federer saat melawan Isner menjadi bukti keperkasaan Federer. Bjorkman - yang pernah masuk lima besar dunia saat masih aktif bermain - akhirnya memiliki pendapat sendiri. "Ada perbedaan kelas, Federer tentu saja lebih baik daripada (Rafael) Nadal saat ini," katanya.

    Di mata Bjorkman, Nadal telah berada pada level yang sama dengan Federer jika berbicara masalah gelar juara Grand Slam. "16 (gelar juara milik Federer), tetap saja lebih baik daripada 9 (gelar Nadal)," katanya.

    Petenis berusia 38 tahun asal Swedia itu merasa Federer sudah memberikan hal yang luar biasa di dunia tenis. "Nadal masih membutuhkan tenaga dan kesehatan prima untuk mengejar dan mematahkan rekor yang dibuat Federer," ujar Bjorkman. Toh, menurut Bjorkman, cukup aneh jika harus terus membandingkan siapa yang lebih baik antara Federer dengan Nadal. Itu sama saja seperti membandingkan Federer dengan petenis legendaris Michael Chang.

    AP | YAHOO!SPORTS | EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.