KONI Optimistis Bisa Gaet Empat Emas di Guangzhou  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rita Subowo. TEMPO/Nur Haryanto

    Rita Subowo. TEMPO/Nur Haryanto

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Rita Subowo optimistis target empat medali emas di ajang Asian Games XVI Guangzhou, November mendatang dapat tercapai. "Target itu tidak terlalu muluk, kita pernah meraihnya," katanya saat ditemui di sela-sela kunjungan ke tempat latihan atlet panahan di Senayan,  Jakarta, Jumat (15/10).

    Bagi Rita, seluruh atlet cabang olahraga yang akan diturunkan di Guangzhou kini hanya perlu menjalani tahap persiapan akhir. "Ada beberapa cabang olahraga yang masih menantikan hasil uji coba, tetapi secara keseluruhan semuanya sudah siap," katanya. Lebih lanjut Rita menjelaskan bahwa beberapa cabang yang masih menantikan uji coba antara lain karate, menembak, serta taekwondo. "Kita tunggu bagaimana hasilnya," katanya.

    Dia menyatakan bahwa perubahan-perubahan nama mungkin saja bisa terjadi mengingat daftar nama (entry form by name) belum diserahkan ke penyelenggara Asian Games. Jika ada perubahan formasi jumlah dan nama atlet dari induk cabang olahraga, menurut Rita, tentu akan dibicarakan lebih lanjut dengan seluruh pihak terkait lainnya.

    "Mungkin bisa dilakukan evaluasi, sehingga tidak harus langsung mengikuti keputusan PB (induk cabang olahraga)," katanya.

    Perubahan sempat terjadi di cabang balap sepeda dan angkat besi. Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) memutuskan untuk mencoret tiga nama atlet balap sepeda gunung (BMX) yaitu Risa Suseanty, Toni Sarifudin dan Puguh Admandi. Mereka batal berangkat ke Guangzhou setelah tidak mencapai target saat berlaga pada Kejuaraan Asia di Korea Selatan 31 September-3 Oktober 2010 lalu.

    Sementara, pada cabang angkat besi nama Betty Feriani juga harus dicoret dari daftar setelah tampil tidak maksimal di Kejuaraan Dunia di Turki.

    Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (PRIMA) Tono Suratman menyatakan bahwa saat ini jumlah kontingen Indonesia memang dipastikan tidak lagi mengalami perubahan.

    "Sudah diputuskan melalui rapat bersama dengan chef de mission (kepala kontingen) dan pengurus induk cabang olahraga," katanya. Tono menyatakan bahwa akan ada 292 orang yang berangkat ke Guangzhou. "Jumlah itu termasuk para atlet, pelatih, manager, dan ofisial," lanjutnya.

    Tono menyatakan perubahan mungkin saja terjadi jika terdapat situasi mendadak. "Misalnya ada atlet yang cedera atau sakit, itu adalah hal-hal memaksa yang tidak bisa dihindari," ungkapnya.

    Namun, Tono menyatakan bahwa jika tidak ada halangan semacam itu, tidak ada alasan bagi para induk cabang olehraga untuk tidak memberangkatkan atlet yang memang telah dipersiapkan untuk mengikuti Asian Games.

    Tahun ini, Indonesia akan turun di 24 cabang olahraga. Jumlah itu lebih banyak dari sebelumnya. Empat tahun lalu, dalam Asian Games Doha 2006, Indonesia memberangkatkan 131 orang dan turun di 20 cabang olahraga. Kala itu, Indonesia sukses membawa pulang dua medali emas dari cabang boling dan bulutangkis.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.