Runner Up, Hayom Rumbaka Tak Merasa Kalah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana GOR Bulutangkis komplek Stadion Utama di palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. TEMPO/Firman Hidayat

    Suasana GOR Bulutangkis komplek Stadion Utama di palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO Interaktif, Samarinda - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Dionnysius Hayom Rumbaka, mengaku tidak kalah meski dia berada di urutan runner up di kejuaraan Badminton Indonesia Open Granprix Gold 2010.

    Rumbaka yang kalah dengan Taufik Hidayat di babak final merasa tampil lebih baik dari sebelumnya. "Saya kalah, tapi nggak ngerasa kalah, karena permainan saya sudah saya keluarkan semua," kata Rumbaka kepada waratawan usai bertanding babak final, Minggu (17/10).

    Rumbaka berhasil mencuri start dan memenangkan babak pertama meski dengan memenangkan deuce, 28-26. Ia mengungkapkan, kemenangan di set pertama karena posisinya menang angin, sehingga pukulan pendek atau permainan netnya bisa nyaris semua masuk.

    Di set kedua Taufik Hidayat berhasil menguasai pertandingan. Hingga akhirnya di menang 21-17 dan harus menjalani tanduing rubber set. "Di set kedua main saya kendor," ujngkap Rumbaka.
    Memasuki set ketiga Taufik yang berhasil unggul di set kedua bermain lebih agresif.

    "Kemenangan kedua membuat saya lebih termotivasi," kata Taufik. Taufik menilai Rumbaka merupakan pemain muda berbakat yang memiliki masa depan. Ia berharap Rumbaka tetap eksis di dunia bulutangkis. "Asal jangan salah asuhan saja," katanya.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.