Voli Pantai Putra Uji Coba Akhir di Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet bola voli pantai Indonesia Koko Prasetyo (kiri mencoba memblok smes pebola voli pantai Australia 2 Adam Blackburn saat pertandingan LA Lights Turnamen Bola Voli Pantai Asia Pasifik Batam Terbuka 2010 di Pantai Turi, Nongsa, Batam, Rabu (21/4). ANTARA/Andika Wahyu

    Atlet bola voli pantai Indonesia Koko Prasetyo (kiri mencoba memblok smes pebola voli pantai Australia 2 Adam Blackburn saat pertandingan LA Lights Turnamen Bola Voli Pantai Asia Pasifik Batam Terbuka 2010 di Pantai Turi, Nongsa, Batam, Rabu (21/4). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tim voli pantai putra yang akan tampil di Asian Games Guangzhou November mendatang akan menjalani uji coba akhir. Dua tim putra Andy Ardiansyah/Koko Prasetyo Darkuncoro dan Dian Putra Santosa/Ade Candra Rachmawan akan tampil di seri terakhir Kejuaraan Asia Pasifik 2010, di Cina pada 20-24 Oktober mendatang.

    Kepala pelatih voli pantai Slamet Mulyanto menyatakan bahwa kejuaraan ini sangat penting, karena menjadi penentu pemeringkatan di Asian Games nanti. "Sekaligus menjadi ajang uji coba terakhir," katanya saat dihubungi Senin (18/10).

    Slamet menaruh harapan besar pada pasangan Andy/Koko agar bisa mendapatkan peringkat yang baik. "Apalagi mereka sudah menjadi juara di dua seri sebelumnya di Bangka Belitung," katanya.

    Selain itu, dalam kesempatan di Cina nanti, Slamet menyatakan ingin melihat kembali bagaimana penampilan pasangan baru Dian/Candra. Sebelumnya, Candra memang baru saja bergabung untuk menggantikan Suratna yang biasa menjadi pasangan Dian saat turun di dua seri kejuaraan Asia Pasifik yang digelar di Bangka dan Belitung beberapa waktu lalu.

    "Tim pelatih memutuskan tidak menerjukan (Suratno) di Bangka Belitung karena dia sedang mengikuti prajabatan di kantornya," kata Slamet. Hal itulah yang membuat pelatih melakukan seleksi ulang dari pemain muda dan terpilihlah Candra.

    "Dia memang mempunyai banyak kelebihan dari segi teknis," lanjutnya. Dan, penampilan mengejutkan Candra di Bangka dan Belitung membuatnya memiliki kesempatan untuk tampil di Guangzhou. Pada seri di Belitung, Dian/Candra bisa sampai ke semifinal mengalahkan tim bagus asal Iran.

    Pada seri selanjutnya di Bangka bahkan Dian/Candra sukses masuk ke final dan bertemu Andy/Koko. "Candra memang memberikan kejutan, baru dua minggu bergabung dalam latihan, bisa sukses melawan China dan Thailand," kata Slamet.

    Oleh karena itu, Slamet menyatakan bahwa sepulang dari Cina para atlet akan dievaluasi, terutama untuk menetapkan pilihan antara Candra dan Ratno untuk menemani Dian. Evaluasi akan dilakukan terkait kesiapan kedua atlet ini. "Kami juga akan melihat bagaimana perkembangan latihan Suratno, bagaimana pun juga dia lebih berpengalaman," kata Slamet.

    Selain menurunkan tim putra, dua tim putri akan ikut berlaga di Cina yaitu Ayu Cahyaningsiam/Yokbeth Kapasiang dan Riris Irawati/Fitri Wijayanti. Slamet menyatakan bahwa keikutsertaan tim putri untuk melengkapi keikutsertaan Indonesia pada seri kejuaraan Asia Pasifik tahun ini. Tim putri tampaknya masih harus berjuang keras untuk mendulang prestasi di kejuaraan ini.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.